180 Komunitas Motor di Jogja Ramaikan Road to MotoGP Mandalika 2026
Sekitar 180 komunitas motorsport Jogja mengikuti Road to Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 melalui konvoi dan Watch Party AustrianGP.
Foto Kereta Api Prameks, di Stasiun Tugu Jogja. - ist/Wikipedia
Harianjogja.com, JOGJA—Lonjakan mobilitas selama libur Iduladha 1447 Hijriah mendorong penambahan frekuensi perjalanan Kereta Api Prambanan Ekspres (Prameks) rute Jogja–Kutoarjo. Penyesuaian ini berlaku pada periode 27 Mei hingga 1 Juni 2026 untuk mengakomodasi tingginya kebutuhan transportasi masyarakat.
Sejak pagi, suasana di Stasiun Tugu Jogja tampak lebih ramai dibanding hari biasa. Penumpang memadati area keberangkatan, terutama pada jam-jam favorit. Sebagian besar merupakan pemudik lokal dan wisatawan yang memanfaatkan momen libur panjang.
Prameks Tetap Jadi Andalan
KA Prameks masih menjadi pilihan utama masyarakat di koridor Jogja–Kutoarjo. Selain perjalanan langsung tanpa transit, moda ini dikenal memiliki waktu tempuh stabil dan minim hambatan.
Di tengah potensi kemacetan jalur darat, khususnya wilayah selatan DIY, kereta api dinilai lebih efisien dan tepat waktu. Tarif yang terjangkau juga menjadi daya tarik, menjangkau berbagai kalangan mulai dari pekerja, mahasiswa hingga pelaku UMKM.
Jadwal Prameks 30 Mei 2026
Dari Stasiun Tugu Jogja:
06.40 WIB
11.50 WIB
15.15 WIB
16.20 WIB
18.05 WIB
Dari Stasiun Kutoarjo:
05.10 WIB
09.05 WIB
13.19 WIB
16.50 WIB
18.45 WIB
Penambahan frekuensi ini diharapkan mampu mengurai kepadatan penumpang, terutama pada jam sibuk pagi dan sore.
Tips Naik Prameks Saat Libur
Agar perjalanan tetap nyaman di tengah lonjakan penumpang, perhatikan beberapa hal berikut:
Datang lebih awal, minimal 30–45 menit sebelum keberangkatan
Pastikan tiket sudah dibeli lebih dulu
Pilih jadwal di luar jam puncak jika ingin lebih lengang
Jaga barang bawaan selama perjalanan
Peran Strategis Prameks
KA Prameks selama ini menjadi tulang punggung transportasi regional di wilayah Jogja hingga Kutoarjo. Ribuan penumpang memanfaatkan layanan ini setiap hari karena dinilai lebih hemat dan praktis dibanding kendaraan pribadi.
Selain mendukung mobilitas, penggunaan kereta api juga membantu mengurangi kepadatan lalu lintas dan menekan emisi kendaraan. Dengan kebutuhan transportasi yang terus meningkat, peran Prameks semakin penting dalam memperkuat konektivitas antarwilayah.
Momentum libur Iduladha kali ini kembali menegaskan bahwa kereta lokal tetap menjadi pilihan utama masyarakat untuk bepergian secara aman, nyaman, dan tepat waktu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sekitar 180 komunitas motorsport Jogja mengikuti Road to Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 melalui konvoi dan Watch Party AustrianGP.
Paus Leo XIV dilaporkan didiagnosis adenokarsinoma paru-paru setelah operasi di Roma. Vatikan menyebut operasinya berjalan lancar.
Otorita IKN menandatangani KPBU Rp2,629 triliun untuk membangun delapan tower hunian ASN. Konstruksi dimulai Februari 2027.
Data DPMPTSP Kota Jogja mencatat 431 usaha kafe ber-NIB pada 2022–2026. Gondokusuman menjadi kemantren dengan jumlah terbanyak.
BPJS Ketenagakerjaan Yogyakarta mengenalkan PERISAI Jaga Warga kepada calon kader ibu-ibu untuk memperluas perlindungan pekerja informal.
Mantan anggota Polri Bripda Pirman divonis 15 tahun penjara atas pembunuhan Bripda Dirja Pratama. Terdakwa dan jaksa menyatakan akan banding.