Lonjakan Wisata Gunungkidul, PAD Nyaris Rp2 Miliar dari Libur Panjang
Libur panjang dorong kunjungan wisata Gunungkidul tembus 156 ribu orang, didominasi pantai, PAD hampir Rp2 miliar.
Bupati Gunungkidul Endah Subekti saat ikut dalam kegiaatan kepyakan gotong royong di Kalurahan Hargomulyo, Gedangsari, Jumat (29/5). /Istimewa.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Program kepyakan gotong royong terus didorong Pemerintah Kabupaten Gunungkidul sebagai upaya memperkuat kebersamaan warga sekaligus menjaga tradisi sosial yang telah mengakar di tengah masyarakat. Beragam bentuk gotong royong, mulai dari sambatan, rewang, hingga layatan, masih menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Bumi Handayani.
Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih mengatakan program kepyakan gotong royong telah dijalankan di sejumlah kalurahan. Kegiatan tersebut tidak hanya difokuskan untuk mendukung pembangunan infrastruktur, tetapi juga mempererat persatuan dan kesatuan antarwarga.
“Kegiatan dilakukan dengan kepyakan gotong royong yang dilakukan di masyarakat dan sudah terlaksana di sejumlah kalurahan,” kata Mbak Endah, Kamis (3/6/2026).
Menurutnya, semangat gotong royong merupakan identitas masyarakat Gunungkidul yang harus terus dirawat dan diwariskan. Selain membantu menyelesaikan berbagai pekerjaan secara bersama-sama, tradisi ini juga menjadi sarana memperkuat hubungan sosial di lingkungan masyarakat.
“kegiatan gotong royong sudah menjadi ciri khas bagi warga di Gunungkidul sehingga harus terus dijaga keberadaannya,” katanya.
Mbak Endah menjelaskan, tradisi gotong royong di Gunungkidul memiliki beragam istilah yang disesuaikan dengan jenis kegiatan yang dilakukan. Untuk membantu pembangunan rumah warga dikenal dengan sebutan sambatan.
Sementara itu, kegiatan membantu warga yang memiliki hajatan disebut nyumbang dan rewang. Adapun tradisi membantu keluarga yang sedang berduka dikenal dengan istilah layatan atau melayat.
“Gotong royong sudah menjadi ciri khas dan banyak jenisnya. Yang dalam kegiatan besar ada bersih desa hingga rasulan. Sedangkan untuk antarwarga ada rewang, nyumbang, sambatan, jagong bayi hingga melayat,” katanya.
Pemerintah Kabupaten Gunungkidul berkomitmen mempertahankan tradisi tersebut karena dinilai menjadi simbol kebersamaan yang telah terbangun kuat di tengah masyarakat. Semangat saling membantu tanpa pamrih menjadi nilai sosial yang terus dipertahankan di berbagai wilayah.
“kegiatan gotong royong ini adalah meluangkan sebagian waktu untuk saling membantu, bahu membahu dalam suatu kegiatan sehingga jadi bentuk solidaritas yang tidak ternilai harganya,” imbuh Mbak Endah.
Salah satu kalurahan yang menjadi lokasi pelaksanaan program kepyakan gotong royong adalah Kalurahan Hargomulyo, Kapanewon Gedangsari. Selain melakukan peninjauan langsung, pemerintah daerah juga menyalurkan bantuan untuk mendukung perbaikan infrastruktur pascabencana.
Lurah Hargomulyo, Sumaryanto mengungkapkan wilayahnya memperoleh bantuan senilai Rp30 juta yang digunakan untuk pembangunan cor blok jalan di Padukuhan Suruh.
“Ada bantuan untuk pembuatan cor blok jalan sehingga akses warga di Padukuhan Suruh bisa lebih lancar,” katanya.
Menurut Sumaryanto, manfaat program kepyakan gotong royong tidak hanya terlihat dari hasil pembangunan fisik yang dikerjakan. Keterlibatan warga dalam proses pengerjaan juga menjadi bukti kuatnya semangat persatuan dan kebersamaan di lingkungan masyarakat.
“Gotong royong ini merupakan salah satu bentuk dari persatuan dan kesatuan yang terjalin di masyarakat,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Libur panjang dorong kunjungan wisata Gunungkidul tembus 156 ribu orang, didominasi pantai, PAD hampir Rp2 miliar.
Gempa susulan magnitudo 6,0 terjadi di Laut Sulawesi. Warga Gorontalo Utara mulai melakukan evakuasi mandiri di tengah peringatan dini tsunami.
Nilai tukar rupiah melemah ke Rp18.126 per dolar AS pada awal perdagangan Senin. Penguatan dolar AS dan kenaikan harga minyak jadi pemicu.
– PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah (Bank Jateng) terus memperkuat komitmennya dalam mendukung pengembangan sektor pendidikan melalui kerja sama strategis
BMKG memprakirakan hujan lebat disertai petir dan angin kencang berpotensi terjadi di Palembang dan Tanjungpinang pada Senin.
BNPB mengimbau warga di Sulut, Gorontalo, Sulteng, Maluku Utara, dan Kaltim menjauhi pantai pascagempa magnitudo 7,7 di Laut Sulawesi.