Pembangunan Markas Yon TP di Banyusoco Masih Tunggu Izin SG
Pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan di Banyusoco, Gunungkidul, diperkirakan paling cepat dimulai pada 2028 setelah izin lahan dan tahapan pembangunan te
Ilustrasi. /Freepik.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Sebanyak 122.887 warga tercatat dalam daftar calon pemilih untuk pelaksanaan pemilihan lurah (Pilur) serentak di 31 kalurahan di Kabupaten Gunungkidul tahun 2026. Meski demikian, jumlah tersebut masih bersifat sementara karena akan melalui tahapan verifikasi dan validasi sebelum ditetapkan sebagai daftar pemilih tetap (DPT).
Proses pemutakhiran data pemilih saat ini masih berlangsung di masing-masing kalurahan. Panitia pemilihan melakukan pencocokan dan penelitian lapangan guna memastikan seluruh calon pemilih memenuhi persyaratan sesuai ketentuan yang berlaku.
Anggota KPU Gunungkidul Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilihan, Supami, mengatakan penyediaan data calon pemilih dilakukan atas permintaan Pemerintah Kabupaten Gunungkidul sebagai bagian dari persiapan penyelenggaraan Pilur serentak.
Menurutnya, data tersebut berasal dari hasil pemutakhiran data pemilih berkelanjutan yang rutin dilakukan KPU Gunungkidul.
"Kami rutin melakukan pemutakhiran data pemilih berkelanjutan. Pada saat diminta, kami berikan data yang kami miliki untuk daftar calon pemilih di pilur," kata Supami, Senin (20/7/2026).
Ia menjelaskan, jumlah awal calon pemilih yang diserahkan mencapai 122.887 jiwa yang tersebar di 31 kalurahan penyelenggara Pilur.
Sidorejo Ponjong Miliki Calon Pemilih Terbanyak
Berdasarkan data awal tersebut, Kalurahan Sidorejo, Kapanewon Ponjong, menjadi wilayah dengan jumlah calon pemilih terbanyak, yakni 7.671 jiwa.
Posisi berikutnya ditempati Kalurahan Logandeng, Kapanewon Playen, dengan 7.278 jiwa, disusul Kalurahan Candirejo, Kapanewon Semanu, sebanyak 6.679 jiwa.
Sementara itu, jumlah calon pemilih paling sedikit berada di Kalurahan Girijati, Kapanewon Purwosari, sebanyak 1.743 jiwa, serta Kalurahan Ngunut, Kapanewon Playen, sebanyak 1.931 jiwa.
"Untuk 26 kalurahan lain, daftar calon pemilihnya di kisaran 2.000an hingga 5.000an jiwa," ungkapnya.
Data Belum Final
Supami menegaskan data yang diserahkan KPU masih berupa data awal sehingga belum dapat dijadikan daftar pemilih tetap. Seluruh data masih harus melalui proses pencocokan dan penelitian oleh panitia pemilihan di masing-masing kalurahan.
"Sebelum ditetapkan sebagai daftar pemilih tetap, memang harus ada proses verifikasi dan validasi untuk memastikan jumlah calon pemilih yang memenuhi syarat sesuai dengan ketentuan berlaku," katanya.
DPS Ditetapkan 31 Juli, DPT pada 24 Agustus
Secara terpisah, Kepala Bidang Bina Administrasi dan Aparatur Pemerintahan Kalurahan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kalurahan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPMKP2KB) Gunungkidul, Kriswantoro, mengatakan proses pendataan calon pemilih masih berjalan di setiap kalurahan.
Untuk mendukung pemutakhiran data, panitia pemilihan telah membentuk petugas verifikasi dan validasi yang bertugas melakukan pencocokan data di lapangan.
"Untuk data kami bekerjasama dengan KPU guna memberikan data awal dalam proses pendataan calon pemilih," katanya.
Kriswantoro menjelaskan hasil pencocokan dan penelitian akan ditetapkan sebagai Daftar Pemilih Sementara (DPS) pada 31 Juli 2026. Setelah diumumkan kepada masyarakat dan melalui tahapan perbaikan, data tersebut selanjutnya akan ditetapkan menjadi Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada 24 Agustus 2026.
"Setelah penetapan DPS hingga proses perbaikan, hasilnya nanti akan ditetapkan menjadi daftar pemilih tetap (DPT) yang dilaksanakan pada 24 Agustus 2026," katanya.
Sebaran Calon Pemilih Terbanyak dan Tersedikit
Terbanyak:
1. Kalurahan Sidorejo, Kapanewon Ponjong: 7.671 jiwa
2. Kalurahan Logandeng, Kapanewon Playen: 7.278 jiwa
3. Kalurahan Candirejo, Kapanewon Semanu: 6.679 jiwa
Paling sedikit:
1. Kalurahan Girijati, Kapanewon Purwosari: 1.743 jiwa
1. Kalurahan Ngunut, Kapanewon Playen: 1.931 jiwa
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan di Banyusoco, Gunungkidul, diperkirakan paling cepat dimulai pada 2028 setelah izin lahan dan tahapan pembangunan te
BMKG memprakirakan cuaca di seluruh wilayah DIY cerah pada Selasa 21 Juli 2026. Suhu udara berkisar 21-31 derajat Celsius.
Wamentan Sudaryono menyebut program biodiesel B50 mempercepat swasembada energi nasional sekaligus mengurangi ketergantungan impor solar.
Jadwal SIM Keliling Sleman Selasa 21 Juli 2026 digelar di Kalurahan Candibinangun, Pakem. Simak lokasi, jam layanan, dan syarat perpanjangan SIM.
Kemenhub memastikan layanan angkutan perintis di wilayah 3TP tetap beroperasi hingga akhir 2026 untuk menjaga konektivitas dan mendukung perekonomian daerah.
Jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis Selasa 21 Juli 2026. Simak jam keberangkatan pulang pergi dan tarif hanya Rp12.000.