SIM Keliling Gunungkidul Hari Ini di Rongkop dan Pasar Argosari
Jadwal SIM Keliling Gunungkidul Sabtu 25 Juli 2026 digelar di di Kantor Kecamatan Rongkop untuk pagi hari dan Parkir Pasar Argosari, Wonosari di malam harinya.
Perwakilan SMA/SMK mengikuti diskusi pencegahan bullying dan cyberbullying melalui platform Sikomhati.id. /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Upaya menekan kasus bullying dan cyberbullying di lingkungan pendidikan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) memasuki babak baru. Balai Teknologi Komunikasi Pendidikan (Balai Tekkomdik) Disdikpora DIY bersama tim peneliti UPN Veteran Yogyakarta memperkenalkan platform digital Sikomhati.id sebagai sarana pencegahan perundungan yang mengedepankan literasi digital dan penguatan karakter peserta didik.
Peluncuran inovasi tersebut dibahas dalam Focus Group Discussion (FGD) Pencegahan Bullying dan Cyberbullying di Satuan Pendidikan yang berlangsung di Aula Balai Tekkomdik DIY, Selasa (9/6/2026). Kegiatan ini diikuti perwakilan Sekolah Model Jogja Smart School (JSS) serta kepala SMA/SMK sederajat dari berbagai daerah di DIY guna menyusun strategi menghadapi tantangan perundungan di era digital.
Ketua Peneliti sekaligus Dosen Ilmu Komunikasi UPN Veteran Yogyakarta, Profesor Puji Lestari menjelaskan kegiatan itu untuk menghimpun pengalaman, masukan, dan kebutuhan nyata dari sekolah terkait penanganan bullying maupun cyberbullying. "Hasilnya diharapkan dapat menjadi dasar pengembangan ekosistem pendidikan yang aman, inklusif, dan bebas dari perundungan melalui pendekatan humanis berbasis teknologi digital," katanya.
Plt Kepala Balai Tekkomdik DIY Suci Rohmadi menilai perkembangan teknologi informasi dan tingginya penggunaan media sosial di kalangan pelajar telah memunculkan tantangan baru bagi dunia pendidikan. Praktik perundungan tidak lagi terjadi secara langsung di lingkungan sekolah, tetapi juga merambah ke ruang digital yang sulit dikendalikan dan berpotensi memberikan dampak psikologis jangka panjang bagi peserta didik.
"Oleh karena itu, diperlukan strategi penanganan yang tidak hanya mengedepankan aturan dan sanksi, tetapi juga menumbuhkan empati, kepedulian, serta karakter positif pada siswa. Literasi digital Komunikasi hati melalui prototipe sikomhati.id merupakan langkah yang tepat untuk merumuskan solusi yang efektif dan berkelanjutan," papar Suci Rohmadi.
Menurutnya, platform yang lahir dari kolaborasi berbagai pihak tersebut diharapkan berkembang menjadi lebih dari sekadar perangkat teknologi. Sikomhati.id diproyeksikan menjadi ruang edukasi, media refleksi, pusat konsultasi, sekaligus sarana penguatan kapasitas guru dan siswa. Kehadiran platform ini juga didorong agar mampu membangun budaya komunikasi sehat yang pada akhirnya dapat melahirkan kebijakan maupun regulasi pendukung keamanan sekolah.
Sekretaris Dikpora DIY, Muhammad Ali Sa’id menambahkan penanganan cyberbullying menjadi kebutuhan mendesak seiring meningkatnya penggunaan gawai di kalangan remaja. Melalui forum tersebut, sekolah didorong memetakan bentuk-bentuk perundungan terbaru sekaligus menguji efektivitas pendekatan komunikasi hati sebagai solusi pencegahan.
"Kami menyampaikan apresiasi kepada Balai Tekkomdik, LPPM UPN Veteran Yogyakarta, serta 50 sekolah dalam jaringan Jogja Smart School yang terlibat dalam program tersebut," ujarnya.
Komunikasi Hati Jadi Dasar Pencegahan Perundungan
Menjelaskan konsep yang digunakan dalam Sikomhati.id, Prof. Puji Lestari menyebut pendekatan utama yang diterapkan adalah Komunikasi Hati. Konsep tersebut menggabungkan dua unsur penting, yakni olah pikir dan olah rasa, sebagai fondasi pembentukan perilaku positif peserta didik.
Melalui olah pikir, siswa diajak membangun pola pikir yang lebih konstruktif dan positif dalam menyikapi berbagai situasi. Adapun olah rasa diarahkan untuk membantu mengelola emosi serta mengubah energi negatif yang berpotensi memicu kekerasan verbal menjadi empati terhadap sesama. Perpaduan kedua pendekatan itu diyakini mampu menciptakan ketenangan batin, mengurangi konflik emosional, dan memperkuat keharmonisan di lingkungan sekolah.
Platform tersebut dirancang secara interaktif dengan menghadirkan modul literasi digital, ruang refleksi diri, analisis studi kasus perundungan, hingga instrumen asesmen berkala yang dapat digunakan siswa secara mandiri. Berbagai masukan dari kepala sekolah yang hadir dalam FGD akan menjadi bahan utama penyempurnaan sistem agar fitur-fitur yang tersedia semakin sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik pelajar di DIY.
Selama diskusi berlangsung, peserta turut memetakan berbagai tantangan yang dihadapi guru pembimbing dan orang tua dalam mengawasi aktivitas digital peserta didik. Salah satu persoalan yang banyak disoroti ialah lambatnya deteksi dini terhadap praktik cyberbullying yang kerap terjadi di luar lingkungan dan jam sekolah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal SIM Keliling Gunungkidul Sabtu 25 Juli 2026 digelar di di Kantor Kecamatan Rongkop untuk pagi hari dan Parkir Pasar Argosari, Wonosari di malam harinya.
PSMS Medan menghadapi juara bertahan Port FC pada laga pembuka Grup B Piala Presiden 2026 di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
Justin Hubner mencetak gol saat Fortuna Sittard menghadapi FC Metz, di tengah kepastian dirinya absen membela Timnas Indonesia di Piala AFF 2026.
BTS cetak rekor baru di Spotify! Jadi artis pertama dengan 6 video musik di Top 10 Global Music Videos Chart. Dynamite, Butter, DNA, dan lainnya!