Bantul Dapat 1 Kuota Transmigrasi, Berangkat Akhir 2026 ke Polewali Mandar
Satu keluarga Bantul akan transmigrasi ke Polewali Mandar akhir 2026. Pemkab memastikan rumah dan lahan usaha telah siap.
Kondisi akses Kelok 23 penghubung JJLS wilayah Gunungkidul-Bantul sudah jadi dan siap untuk dilintasi guna memecah kepadatan lalu lintas di jalur Jogja-Wonosari, Jumat (28/8/2026).Istimewa
Harianjogja.com, BANTUL—Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) Kelok 23 segera diuji coba dan diproyeksikan memangkas waktu tempuh Kretek, Bantul menuju Girijati, Gunungkidul dari sekitar 30 menit menjadi hanya 7,5 menit.
Jalur baru tersebut menjadi penghubung kawasan selatan DIY yang diharapkan mampu memperlancar mobilitas kendaraan sekaligus menjadi pengungkit aktivitas ekonomi dan pariwisata.
Proyek strategis nasional (PSN) tersebut membentang sepanjang 5,64 kilometer dengan lebar tujuh meter. JJLS Kelok 23 akan mulai diuji coba atau open traffic pada 14-20 September 2026.
Uji Coba Selama Sepekan
Asisten Pelaksanaan dan Pengawasan Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) DIY, Dian Rusmanawati mengatakan uji coba JJLS Kelok 23 berlangsung setiap hari selama sepekan, mulai pukul 06.00 hingga 18.00 WIB.
“Rencananya JJLS Kelok 23 ini akan dilakukan uji coba perdana selama seminggu penuh untuk melihat sejauh mana jalur ini siap dioperasionalkan penuh, kata Dian, Selasa (8/9/2026).
Selama masa uji coba, tidak semua kendaraan diperbolehkan melintasi jalur tersebut. Kendaraan yang dapat melintas masih dibatasi pada kendaraan roda dua dan kendaraan roda empat milik pribadi.
Pembatasan dilakukan karena pada ujung STA akhir masih terdapat pekerjaan lanjutan dalam kontrak baru. Kondisi geometrik di lokasi itu dinilai belum memungkinkan untuk manuver kendaraan berukuran besar.
Pekerjaan Utama Rampung 100 Persen
Meski masih ada pekerjaan lanjutan di ujung STA akhir, Dian memastikan pekerjaan utama JJLS Kelok 23 telah rampung 100% pada 28 Agustus 2026 lalu.
Kesiapan fisik jalan, marka, penerangan hingga rambu lalu lintas juga telah selesai. Uji coba nantinya sekaligus digunakan untuk melihat bagian-bagian yang masih membutuhkan penyempurnaan.
“Sudah selesai semua, sehingga uji coba nanti sekaligus untuk mengevaluasi dan memetakan bagian mana saja yang perlu perbaikan,” ujarnya.
Hasil uji coba tersebut selanjutnya akan menjadi bahan evaluasi bersama Forum Lalu Lintas wilayah setempat. Evaluasi itu akan menentukan kesiapan JJLS Kelok 23 sebelum dibuka secara penuh bagi masyarakat.
Kretek-Girijati Tak Lagi 30 Menit
Beroperasinya JJLS Kelok 23 diperkirakan memberikan perubahan signifikan terhadap waktu perjalanan masyarakat di kawasan selatan DIY.
Perjalanan dari Kretek, Bantul menuju Girijati, Gunungkidul yang sebelumnya membutuhkan waktu sekitar 30 menit diperkirakan dapat ditempuh hanya sekitar 7,5 menit melalui jalur baru tersebut.
Pembangunan JJLS Kelok 23 berlangsung sejak 9 November 2023 hingga 28 Agustus 2026. Proyek tersebut memiliki nilai kontrak mencapai Rp341 miliar.
Pembangunan jalur ini ditujukan untuk mendukung pemerataan akses jalan sekaligus mendorong pemerataan ekonomi di kawasan selatan DIY. Kehadiran jalur tersebut juga diharapkan memperkuat konektivitas dan mendukung aktivitas ekonomi serta pariwisata di kawasan selatan DIY.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Satu keluarga Bantul akan transmigrasi ke Polewali Mandar akhir 2026. Pemkab memastikan rumah dan lahan usaha telah siap.
Pakar UMY Rahmawati Husein mendukung optimalisasi PFB untuk memperkuat kesiapsiagaan dan mitigasi risiko bencana di Indonesia.
Operasional YIA kembali normal setelah erupsi Anak Krakatau sempat memicu penyesuaian hingga pembatalan penerbangan pada 6-7 September 2026.
99 Asmaul Husna lengkap dengan arti dan cara meneladaninya dalam kehidupan sehari-hari sebagai refleksi untuk memperbaiki perilaku.
Ibu-ibu Jogja kembali menggelar aksi pukul panci dari Tugu ke UGM, menyoroti 43 ribu korban keracunan MBG dan kebijakan pemerintah.
JJLS Kelok 23 segera diuji coba. Waktu tempuh Kretek-Girijati dipangkas dari sekitar 30 menit menjadi 7,5 menit.