Sleman Siapkan Infrastruktur PSEL, Target Pasok 450 Ton Sampah per Har
Pemkab Sleman merampungkan pengadaan delapan dump truck dan mulai membangun depo sampah untuk mendukung operasional PSEL Yogyakarta Raya.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman memperbantukan sepuluh personel ke Kantor Pertanahan ATR/BPN Sleman, Kamis (11/6/2026)
Harianjogja.com, SLEMAN— Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman mengambil langkah cepat untuk menjaga kualitas layanan pertanahan dengan memperbantukan sepuluh personel ke Kantor Pertanahan ATR/BPN Sleman. Langkah ini dilakukan di tengah proses transformasi sistem administrasi dan penguatan layanan berbasis elektronik yang sedang berlangsung.
Plh Sekretaris Daerah Sleman, Agung Armawanta, menjelaskan sepuluh personel tersebut berstatus tenaga kontrak jasa lainnya yang ditugaskan membantu operasional pelayanan di kantor pertanahan.
“Kalau kontrak persisnya BKAD yang tahu, tapi biasanya maksimal sebelas bulan, dan bisa diperpanjang sesuai kebutuhan,” ujar Agung, Kamis (11/6/2026).
Perkuat Layanan di Masa Transisi
Dukungan ini menjadi bagian dari strategi Pemkab Sleman untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal, meski BPN Sleman tengah melakukan penyesuaian sistem kerja.
Transformasi tersebut mencakup penerapan layanan berbasis elektronik serta penataan ulang administrasi. Selain itu, adanya mutasi pegawai di internal BPN juga turut memengaruhi proses adaptasi pelayanan di lapangan.
“Transformasi sistem pelayanan memang membutuhkan waktu penyesuaian, tetapi semua pihak memiliki komitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan,” katanya.
Tak Hanya SDM, Infrastruktur Juga Diperkuat
Selain menambah sumber daya manusia, Pemkab Sleman juga memberikan dukungan berupa infrastruktur dan fasilitas penunjang pelayanan. Bantuan tersebut meliputi penyediaan ruang penyimpanan arsip hingga fasilitas lain yang mendukung kelancaran operasional.
Langkah ini sejalan dengan komitmen Bupati Sleman dalam mendorong percepatan pelayanan publik yang tetap mengedepankan ketertiban administrasi dan kualitas layanan.
Pemkab juga terus mendorong penerapan standar operasional prosedur (SOP) agar pelayanan semakin efektif, transparan, dan akuntabel.
Dorong Pelayanan Lebih Profesional
Agung menegaskan, kolaborasi antara Pemkab Sleman dan BPN menjadi kunci dalam mempercepat peningkatan kualitas layanan pertanahan.
Menurutnya, perbaikan pelayanan tidak hanya berdampak pada kemudahan akses bagi masyarakat, tetapi juga berkontribusi terhadap tertib administrasi serta optimalisasi penerimaan daerah.
“Dengan kolaborasi yang baik, kami optimistis pelayanan pertanahan di Sleman akan semakin profesional dan mampu memenuhi target pelayanan,” ujarnya.
Upaya ini diharapkan mampu memberikan kepastian layanan kepada masyarakat di tengah proses modernisasi sistem yang tengah berjalan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Sleman merampungkan pengadaan delapan dump truck dan mulai membangun depo sampah untuk mendukung operasional PSEL Yogyakarta Raya.
Jadwal lengkap KRL Jogja-Solo Senin 27 Juli 2026 dengan 15 perjalanan dan tarif tetap Rp8.000 dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur.
Imigrasi Manado menunda 24 keberangkatan PMI terindikasi TPPO hingga Juli 2026 sebagai upaya mencegah pekerja migran nonprosedural.
Rusia mengklaim menyerang pusat logistik dan fasilitas produksi drone Ukraina, sementara Iran memprotes serangan Ukraina di Laut Kaspia.
Pemkot Semarang menginstruksikan OPD dan warga siaga penuh menghadapi kemarau ekstrem 2026 untuk mencegah kebakaran dan gangguan kesehatan.
Distribusi Minyakita melalui BUMN mencapai 50,16%, namun harga rata-rata nasional masih berada di atas HET Rp15.700 per liter.