Kemarau Panjang 2026, PDAM Sleman Pastikan Pasokan Air Tetap Aman
Kemarau panjang 2026 mulai menurunkan debit air di sejumlah wilayah Sleman. PDAM Tirta Sembada memastikan distribusi air ke 45.993 pelanggan tetap stabil.
Damri./ damri.co.id
Harianjogja.com, JOGJA—Perjalanan menuju bandara kini tak lagi ribet. Layanan bus dari DAMRI semakin menjadi pilihan utama warga Jogja yang ingin menuju Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) dengan cara praktis, hemat, dan tepat waktu.
Di tengah meningkatnya mobilitas penumpang pesawat, kehadiran DAMRI memberi solusi transportasi yang efisien tanpa harus menghadapi kemacetan atau biaya mahal. Dengan tarif sekitar Rp80.000, penumpang sudah bisa menikmati perjalanan nyaman langsung ke bandara tanpa transit.
Titik Keberangkatan DAMRI Jogja Makin Mudah Dijangkau
Untuk menjangkau lebih banyak pengguna, DAMRI menyediakan sejumlah titik keberangkatan strategis di wilayah Jogja. Lokasi ini dipilih karena dekat dengan pusat aktivitas masyarakat dan terhubung dengan transportasi umum lain:
Sleman City Hall
Terminal Condongcatur
Halte Trans Jogja Gamping
Pool dan kantor DAMRI kawasan Kota Jogja
Konektivitas dengan layanan Trans Jogja membuat perjalanan makin seamless. Penumpang bisa berpindah moda tanpa perlu kendaraan pribadi, sehingga lebih hemat dan praktis.
Jadwal DAMRI YIA–Jogja Juni 2026
DAMRI menghadirkan jadwal keberangkatan yang fleksibel dari pagi hingga malam hari. Berikut rinciannya:
YIA – Sleman City Hall: setiap 60 menit (07.00–19.00 WIB)
YIA – Pool DAMRI Jogja: 08.00–19.00 WIB
YIA – Terminal Condongcatur: 06.00–19.00 WIB
YIA – Halte Trans Jogja Gamping: 04.30–15.30 WIB
YIA – Stasiun DAMRI Jogja: 08.00–21.00 WIB (interval 1 jam)
Dengan frekuensi tinggi, penumpang dapat menyesuaikan jadwal perjalanan dengan waktu keberangkatan maupun kedatangan pesawat di YIA.
Rute Jogja–Semarang Tanpa Transit, Tarif Terjangkau
Tak hanya melayani rute bandara, DAMRI juga membuka layanan antarkota Jogja–Semarang yang semakin diminati. Dengan tarif sekitar Rp70.000, penumpang bisa menikmati perjalanan langsung tanpa transit.
Jadwal keberangkatan tersedia tiga kali sehari:
06.00 WIB
12.00 WIB
18.00 WIB
Rute ini melewati sejumlah kawasan penting seperti Malioboro, Terminal Jombor, hingga sekitar Candi Borobudur, sehingga memudahkan akses bagi wisatawan maupun warga lokal.
Kenapa DAMRI Jadi Pilihan Favorit?
Ada beberapa alasan mengapa DAMRI terus diminati:
Hemat biaya dibanding kendaraan pribadi atau travel online
Jadwal pasti dan minim risiko keterlambatan
Rute langsung tanpa transit
Nyaman dan aman untuk perjalanan jauh
Selain itu, penggunaan transportasi massal seperti DAMRI juga membantu mengurangi kemacetan dan emisi kendaraan, sejalan dengan konsep transportasi ramah lingkungan di Jogja.
Solusi Transportasi Modern ke Bandara YIA
Dengan layanan yang terus berkembang, DAMRI kini menjadi tulang punggung transportasi publik menuju Bandara YIA. Kemudahan akses, tarif terjangkau, dan jadwal yang konsisten menjadikan moda ini pilihan ideal bagi siapa saja yang ingin bepergian tanpa repot.
Bagi warga Jogja maupun wisatawan, DAMRI bukan sekadar bus bandara, tetapi solusi perjalanan modern yang efisien, praktis, dan semakin relevan di era mobilitas tinggi seperti sekarang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kemarau panjang 2026 mulai menurunkan debit air di sejumlah wilayah Sleman. PDAM Tirta Sembada memastikan distribusi air ke 45.993 pelanggan tetap stabil.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 24 September 2026 lengkap dengan 15 perjalanan, waktu keberangkatan, stasiun, dan tarif Rp8.000.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 24 September 2026 dari Palur menuju Jogja lengkap dengan waktu keberangkatan di setiap stasiun.
Kenali enam pemain baru 5cm: Revolusi Hati. Roman King memerankan Zafran muda dalam prekuel film 5 cm yang dijadwalkan tayang akhir 2026.
DPRD Sleman mengingatkan potensi dampak jalan tol terhadap kunjungan wisatawan. Pemkab diminta memperkuat destinasi dan memperbanyak event pariwisata.
DPRD Bantul mengingatkan pengelolaan KDMP perlu pengawasan, manajemen yang kuat, dan produk lokal agar tak mengulang persoalan KUD.