Rute dan Jadwal Transportasi Wisata KSPN Malioboro-Parangtritis Selasa 22 September
Jadwal bus KSPN Malioboro-Parangtritis dan tarif Rp12.000. Cek jadwal keberangkatan menuju Pantai Parangtritis dan sebaliknya.
Gempa Pacitan Magnitudo 5,3 mengguncang Jawa Timur dan terasa hingga DIY. BMKG memastikan gempa akibat subduksi ini tidak berpotensi tsunami. /Istimewa.
Harianjogja.com, PACITAN—Gempa Pacitan berkekuatan Magnitudo 5,3 (dari sebelumnya M5,6) mengguncang wilayah tenggara Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, pada Sabtu (27/6/2026) pukul 14.47 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa tektonik tersebut tidak berpotensi memicu tsunami meski getarannya dirasakan hingga Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Jawa Tengah, dan sejumlah daerah di Jawa Timur.
Berdasarkan hasil analisis terbaru BMKG, pusat gempa berada di laut pada koordinat 9,05 derajat Lintang Selatan dan 111,11 derajat Bujur Timur atau sekitar 96 kilometer arah tenggara Pacitan. Gempa terjadi pada kedalaman 53 kilometer sehingga dikategorikan sebagai gempa dangkal yang dipicu aktivitas subduksi lempeng di selatan Pulau Jawa.
Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG Wijayanto menjelaskan hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan gempa memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault).
"Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik atau thrust fault. Kami juga langsung melakukan pemodelan dan hasilnya menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami," ujar Wijayanto saat memberikan keterangan pers, Sabtu (27/6/2026).
Getaran Gempa Pacitan Dirasakan hingga DIY dan Jawa Tengah
Laporan masyarakat yang dihimpun BMKG menunjukkan guncangan gempa dirasakan di sejumlah daerah dengan tingkat intensitas berbeda berdasarkan skala Modified Mercalli Intensity (MMI).
Wilayah yang merasakan getaran dengan intensitas III MMI, yakni getaran terasa nyata di dalam rumah dan menyerupai truk besar yang melintas, meliputi:
Pacitan
Wonogiri
Tulungagung
Blitar
Sementara itu, getaran dengan intensitas II MMI, yaitu dirasakan sebagian orang dan membuat benda-benda ringan yang digantung bergoyang, terjadi di:
Kulon Progo
Bantul
Sleman
Yogyakarta
Trenggalek
Malang
Nganjuk
Magetan
Klaten
Ponorogo
Jember
BMKG menyatakan pemantauan terhadap aktivitas gempa susulan (aftershock) masih terus dilakukan. Setiap perkembangan terbaru akan disampaikan kepada pemerintah daerah, instansi terkait, dan masyarakat apabila terdapat perubahan parameter maupun aktivitas kegempaan lanjutan.
BMKG Minta Warga Tetap Tenang
Menghadapi situasi tersebut, Dr. Wijayanto mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi maupun kabar bohong yang beredar di media sosial.
"Kami mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Selain itu, mohon hindari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa," tegas Wijayanto.
Masyarakat juga diminta memastikan seluruh informasi mengenai gempa Pacitan hanya diperoleh melalui kanal resmi BMKG, baik media sosial @infoBMKG, situs resmi BMKG dan InaTEWS, maupun aplikasi InfoBMKG serta WRS-BMKG. Langkah tersebut penting agar informasi yang diterima akurat dan terhindar dari penyebaran hoaks saat terjadi bencana.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal bus KSPN Malioboro-Parangtritis dan tarif Rp12.000. Cek jadwal keberangkatan menuju Pantai Parangtritis dan sebaliknya.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 27 September 2026 dari Palur menuju Jogja/Tugu tersedia mulai pukul 05.00 WIB. Simak jadwal lengkapnya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 27 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal setiap stasiun dan tarif Rp8.000.
DPRD Gunungkidul menegaskan Perubahan APBD 2026 harus berorientasi pada manfaat nyata bagi masyarakat, bukan sekadar besarnya anggaran.
HP mulai bermasalah? Kenali tanda pada layar, baterai, dan suhu sebelum memutuskan mengganti perangkat.
Bangun siang bisa memengaruhi ritme sirkadian, jadwal tidur, konsentrasi, suasana hati, hingga rutinitas harian. Ini 13 dampaknya.