Kasus Kebakaran di Bantul Melonjak, Karhutla Mendominasi selama September
Kasus kebakaran di Bantul mencapai 326 kejadian hingga 21 September 2026. Karhutla melonjak dan menjadi pemicu utama kenaikan kasus.
Kekeringan - Ilustrasi StockCake
Harianjogja.com, BANTUL— Ancaman El Nino Godzilla mendorong Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi kekeringan pada musim kemarau 2026. Status siaga darurat telah ditetapkan, sementara sejumlah wilayah rawan kekurangan air bersih menjadi prioritas penanganan.
BPBD Bantul memetakan beberapa kapanewon yang berpotensi paling terdampak kekeringan, yakni Piyungan, Dlingo, Pleret, Imogiri, Pundong, hingga Srandakan. Wilayah-wilayah tersebut selama ini menjadi kawasan yang paling rentan mengalami krisis air bersih saat musim kemarau berlangsung lebih panjang.
Kepala BPBD Bantul, Mujahid Amrudin, mengatakan hingga saat ini dampak kekeringan baru terpantau di Dusun Loputih RT 04, Kalurahan Jatimulyo, Kapanewon Dlingo. Sebanyak 99 kepala keluarga (KK) atau sekitar 210 jiwa mulai mengalami kesulitan memperoleh air bersih sejak beberapa hari terakhir.
Sebagai langkah penanganan awal, BPBD Bantul telah mendistribusikan bantuan air bersih sebanyak 15.000 liter kepada warga terdampak pada 22 Juni 2026.
"Pada 22 Juni 2026 kami sudah menyalurkan bantuan air bersih sebanyak 15.000 liter untuk memenuhi kebutuhan warga terdampak," kata Mujahid, Rabu (1/7/2026).
Mengantisipasi meluasnya dampak El Nino Godzilla, BPBD Bantul juga memperkuat upaya mitigasi sejak dini. Salah satunya melalui penerbitan surat edaran Bupati Bantul yang ditujukan kepada panewu, lurah, serta tokoh masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi potensi kekeringan di wilayah masing-masing.
Selain langkah preventif tersebut, BPBD Bantul menetapkan status siaga darurat kekeringan yang berlaku mulai 25 Juni hingga 25 September 2026. Penetapan status ini menjadi dasar untuk mempercepat penanganan apabila wilayah terdampak terus bertambah selama puncak musim kemarau.
Untuk mendukung distribusi bantuan air bersih, BPBD Bantul mengalokasikan anggaran awal sebesar Rp20 juta. Dana tersebut diperkirakan mampu membiayai pendistribusian sekitar 400 tangki air kepada masyarakat yang mengalami krisis air bersih.
"Perkiraan anggaran tersebut bisa mencukupi distribusi sekitar 400 tangki air. Anggaran ini disiapkan sebagai langkah awal mengantisipasi musim kemarau panjang," ujarnya.
Menurut Mujahid, penanganan dampak El Nino Godzilla tidak hanya menjadi tanggung jawab BPBD. Koordinasi lintas sektor terus diperkuat dengan melibatkan berbagai organisasi perangkat daerah (OPD), Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), Palang Merah Indonesia (PMI), Dinas Sosial, Perumda Air Minum (PDAM), hingga pihak swasta.
Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mempercepat distribusi bantuan air bersih apabila dampak kekeringan semakin meluas. Di saat yang sama, BPBD Bantul juga mengimbau masyarakat di kawasan rawan kekeringan untuk mulai menghemat penggunaan air serta seg
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus kebakaran di Bantul mencapai 326 kejadian hingga 21 September 2026. Karhutla melonjak dan menjadi pemicu utama kenaikan kasus.
BGN mengeluarkan 1.653 satuan pendidikan dari penerima MBG. Sekolah internasional dan yang dinilai mampu menjadi bagian dari sasaran.
Film Verity menghadirkan misteri psikologis tentang ghostwriter yang menemukan naskah rahasia milik novelis terkenal yang mengalami kecelakaan.
SM Entertainment mengambil langkah hukum terhadap konten AI ilegal yang menargetkan Yoona serta unggahan jahat yang menyerang Winter aespa.
Bau toilet yang membandel bisa dipicu bakteri hingga kebocoran kloset. Simak 7 cara menghilangkan bau toilet secara efektif di rumah.
Ukuran sepatu yang sama belum tentu terasa pas. Simak faktor yang membuat ukuran sepatu berbeda meski angka pada label serupa.