15+ Event Jogja Juli 2026, Ini Jadwal Lengkap dan Lokasinya
Deretan event seru di Jogja Juli 2026, mulai dari Kite Festival, Gamelan Festival, konser musik hingga festival literasi. Catat jadwal dan lokasinya di sini!
Infografis inflasi DIY, Juni 2026.ist/bijogja
Harianjogja.com, JOGJA — Laju inflasi di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Juni 2026 masih terkendali meski mengalami kenaikan dibanding bulan sebelumnya. Berdasarkan rilis resmi Badan Pusat Statistik (BPS), inflasi bulanan (month to month/mtm) DIY tercatat sebesar 0,37%, meningkat dari Mei 2026 yang berada di angka 0,15%.
Secara tahunan (year on year/yoy), inflasi DIY mencapai 2,91%, sedikit lebih tinggi dibanding Mei yang tercatat 2,77%. Kenaikan ini masih berada dalam rentang target nasional, sehingga dinilai tetap stabil dan terkendali.
Transportasi Jadi Penyumbang Terbesar
Tekanan inflasi pada Juni didominasi oleh kelompok transportasi dengan andil sebesar 0,31% (mtm). Lonjakan ini dipicu kenaikan harga bensin, khususnya Pertamax, yang naik dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter sejak 10 Juni 2026.
Selain BBM, kenaikan tarif kereta api, angkutan udara, serta harga pelumas kendaraan juga turut memberi kontribusi terhadap inflasi. Kondisi ini tidak lepas dari fluktuasi harga minyak global yang masih dibayangi ketidakpastian ekonomi dunia.
Harga Pangan Relatif Stabil
Berbeda dengan transportasi, kelompok makanan, minuman, dan tembakau relatif stabil secara bulanan. Meski demikian, terjadi dinamika harga antar komoditas.
Sejumlah bahan pokok seperti bawang merah dan bawang putih masing-masing menyumbang inflasi 0,04%, disusul wortel sebesar 0,03%. Namun tekanan ini berhasil diredam oleh penurunan harga daging ayam ras serta cabai rawit, sawi hijau, dan terong yang mengalami deflasi.
Emas Turun, Tekan Inflasi
Di sisi lain, kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya justru mengalami deflasi sebesar 0,03%. Penurunan ini dipicu melemahnya harga emas perhiasan seiring tren harga emas global.
BI DIY Pastikan Inflasi Tetap Terjaga
Kepala Perwakilan Bank Indonesia DIY, Sri Darmadi Sudibyo, menegaskan inflasi di wilayahnya masih dalam batas aman.
“Inflasi DIY pada Juni 2026 masih terkendali dan berada dalam koridor target nasional. Kami optimistis hingga akhir tahun tetap terjaga dengan sinergi yang kuat bersama TPID,” ujar Sri Darmadi.
Ia menambahkan, pengendalian inflasi terus diperkuat melalui strategi 4K, yakni keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan komunikasi efektif.
Salah satu langkah konkret dilakukan melalui program MRANTASI bersama PKK, serta distribusi 10.000 bibit cabai rawit ke 66 kalurahan untuk memperkuat ketahanan pangan rumah tangga.
Dengan berbagai upaya tersebut, Bank Indonesia DIY meyakini inflasi sepanjang 2026 akan tetap berada di kisaran target nasional 2,5±1% (yoy), sekaligus menjaga daya beli masyarakat di tengah dinamika ekonomi global.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Deretan event seru di Jogja Juli 2026, mulai dari Kite Festival, Gamelan Festival, konser musik hingga festival literasi. Catat jadwal dan lokasinya di sini!
Dana Transfer ke Daerah atau TKD 2027 mencapai Rp735 triliun, naik Rp42 triliun, tetapi masih 20,1% di bawah alokasi 2025.
Bulog menyalurkan beras dan minyak goreng bagi penyintas gempa NTT. Bantuan mencapai 10 ton beras dan 1.000 liter minyak per kabupaten.
Gempa magnitudo 6,2 mengguncang Parigi Moutong. BPBD menyebut belum ada laporan rumah warga rusak, tetapi plafon dan dinding kantor PU terdampak.
Gubernur NTT Melki Laka Lena menetapkan status tanggap darurat gempa selama 14 hari, mulai 15 hingga 28 Agustus 2026.
PLN siagakan 45.000 personel dan cadangan daya 9 GW untuk mengamankan kelistrikan nasional saat HUT ke-81 RI.