Markas Permanen Kodam XXVI Mataram Dipastikan Dibangun di Godean
Markas permanen Kodam XXVI/Mataram dipastikan dibangun di Godean, Sleman, sementara kantor Korem 072/Pamungkas menjadi markas sementara.
JBBA
Harianjogja.com, JOGJA—Jogja Brand and Business Awards (JBBA) 2026 kembali digelar dengan pendekatan yang menempatkan dampak nyata bagi pembangunan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sebagai indikator utama penilaian. Berbeda dari penghargaan bisnis pada umumnya, ajang yang diselenggarakan Harian Jogja ini tidak hanya mengapresiasi keberhasilan organisasi, tetapi juga kontribusinya terhadap masyarakat dan pembangunan berkelanjutan.
Melalui konsep tersebut, JBBA 2026 diharapkan menjadi ruang apresiasi bagi perusahaan, lembaga, institusi publik, hingga komunitas yang mampu menciptakan nilai tambah dan manfaat luas bagi DIY.
Ketua Panitia JBBA 2026, Della Ainun, mengatakan penghargaan ini dirancang untuk mengangkat berbagai pihak yang tidak hanya berhasil mengembangkan organisasinya, tetapi juga menghadirkan dampak positif bagi lingkungan sosial, budaya, dan ekonomi.
Menurutnya, orientasi terhadap kebermanfaatan menjadi pembeda utama JBBA dibanding berbagai ajang penghargaan lain yang umumnya lebih menitikberatkan pada pertumbuhan bisnis maupun kinerja internal organisasi.
"JBBA bukan sekadar ajang memberikan penghargaan kepada perusahaan atau institusi yang sukses. Kami ingin mengangkat mereka yang mampu menciptakan nilai tambah dan berkontribusi terhadap pembangunan DIY secara berkelanjutan," ujar Della.
JBBA 2026 mengusung tema Smartly Cultured, Sustainably Driven, yang mencerminkan pentingnya sinergi antara inovasi, pelestarian budaya, dan pembangunan berkelanjutan.
Della menjelaskan tema tersebut berangkat dari filosofi Hamemayu Hayuning Bawana, yang selama ini menjadi salah satu nilai penting dalam kehidupan masyarakat Yogyakarta. Filosofi tersebut dinilai relevan untuk mendorong organisasi dan perusahaan agar tidak hanya mengejar pertumbuhan, tetapi juga memperhatikan keberlanjutan serta manfaat bagi masyarakat dan lingkungan.
Menurutnya, ukuran keberhasilan sebuah institusi kini tidak cukup hanya dilihat dari capaian bisnis atau performa internal. Organisasi juga perlu menunjukkan kontribusi yang dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat.
"Yang ingin kami apresiasi bukan hanya keberhasilan sebuah institusi dalam mengembangkan organisasinya, tetapi bagaimana keberhasilan itu juga menghadirkan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan sekitarnya," katanya.
Dalam proses seleksi, JBBA 2026 menggunakan tiga klaster utama sebagai dasar penilaian, yakni pendidikan, kebudayaan, dan ekonomi berkelanjutan.
Ketiga klaster tersebut menjadi kerangka untuk menilai kontribusi para nominator sesuai karakter dan bidang yang digeluti, sehingga penghargaan yang diberikan tidak hanya mencerminkan prestasi, tetapi juga relevansi terhadap kebutuhan pembangunan DIY.
"Melalui pendekatan itu, kami ingin memastikan bahwa penghargaan yang diberikan benar-benar memiliki makna dan relevan dengan kebutuhan pembangunan di DIY. Jadi, yang diapresiasi bukan hanya pencapaiannya, tetapi juga dampak yang ditinggalkan," katanya.
Della menambahkan, JBBA diharapkan tidak hanya menjadi agenda penghargaan tahunan, tetapi juga mampu mendorong lahirnya lebih banyak inovasi serta praktik terbaik dari berbagai sektor.
Melalui apresiasi terhadap kontribusi yang berdampak luas, Harian Jogja ingin menghadirkan ekosistem bisnis, sosial, dan budaya yang semakin kuat, inklusif, dan berkelanjutan di Daerah Istimewa Yogyakarta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Markas permanen Kodam XXVI/Mataram dipastikan dibangun di Godean, Sleman, sementara kantor Korem 072/Pamungkas menjadi markas sementara.
Jadwal DAMRI YIA-Jogja Selasa 13 Oktober 2026 tersedia mulai dini hari hingga malam. Cek rute dan tarif Rp80.000.
Jadwal KA Bandara YIA, Selasa, 13 Oktober 2026, tersedia 24 perjalanan dari YIA ke Stasiun Tugu dan sebaliknya. Cek jam keberangkatan lengkapnya.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Selasa 13 Oktober 2026 tersedia 10 perjalanan. Cek jadwal dari Jogja dan Kutoarjo.
Jadwal KRL Solo-Jogja Selasa 12 Oktober 2026 tersedia 12 perjalanan. Simak jadwal Palur, Klaten, Lempuyangan hingga Jogja.
Jadwal KRL Jogja-Solo Selasa, 13 Oktober 2026 tersedia dalam 15 perjalanan. Simak jam keberangkatan dan tarif tiket Rp8.000.