FiberStar Dorong Transformasi Digital Pendidikan
Branch Manager FiberStar Jawa Tengah, Hendi Arlinto (berdiri) hadir dalam diskusi bertajuk The Future of Education Technology di Jogja pada 19 Agustus 2026./ Istimewa
JOGJA-Melalui program GO! NEXT 2026, FiberStar menggelar forum diskusi bertajuk The Future of Education Technology di Jogja pada 19 Agustus 2026.
Kegiatan yang diikuti oleh 12 institusi dan lembaga pendidikan dari berbagai wilayah di DIY dan sekitarnya, mulai dari sekolah negeri hingga swasta jenjang SMP-SMA/SMK tersebut menjadi ruang untuk mensosialisasikan dan memperkenalkan solusi Starlink dan Star Edu, sekaligus memperkuat brand awareness FiberStar di segmen edukasi.
Melalui kegiatan ini, FiberStar memperkenalkan solusi Starlink dan Star Edu yang dapat menjadi alternatif bagi institusi yang memiliki kebutuhan konektivitas sesuai dengan kondisi dan tantangan di masing-masing wilayah.
Branch Manager FiberStar Jawa Tengah, Hendi Arlinto, mengatakan perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai sektor, termasuk pendidikan. Ketersediaan konektivitas yang andal kini menjadi salah satu kebutuhan penting dalam mendukung kegiatan belajar, pengelolaan institusi, hingga pemanfaatan berbagai platform dan layanan digital.
"Transformasi digital dalam dunia pendidikan membutuhkan dukungan konektivitas yang sesuai dengan kebutuhan setiap institusi. Melalui GO! NEXT 2026, kami memperkenalkan Starlink dan Star Edu sebagai alternatif solusi, khususnya bagi sekolah atau lembaga yang belum terjangkau jaringan fiber optik maupun yang membutuhkan konektivitas cadangan," ujar Hendi melalui keterangan tertulis, Jumat (21/8).
Selain menghadirkan alternatif solusi konektivitas, diskusi itu juga menjadi bagian dari upaya FiberStar untuk memperkuat pemahaman dan kesadaran mengenai pentingnya kesiapan teknologi di sektor pendidikan.
BACA JUGA
Peserta, kata Hendi, memperoleh kesempatan untuk mengenal lebih jauh solusi yang diperkenalkan, berdiskusi mengenai kebutuhan masing-masing institusi, serta melihat bagaimana teknologi dapat dimanfaatkan untuk mendukung aktivitas pendidikan.
“FiberStar juga memberikan harga khusus bagi segmen pendidikan dan lembaga nonprofit sebagai bagian dari komitmen untuk memperluas akses terhadap solusi teknologi yang relevan bagi berbagai institusi, terutama yang memiliki keterbatasan anggaran infrastruktur,” ucap dia.
Menurut Hendi, kolaborasi dengan pemangku kepentingan lokal menjadi kunci agar solusi ini benarbenar menjawab kebutuhan lapangan. "Kami berharap forum ini bisa menjadi titik awal kolaborasi yang lebih luas, baik dengan dinas pendidikan, sekolah, maupun komunitas di Yogyakarta dan sekitarnya, agar solusi konektivitas ini dapat diimplementasikan sesuai kebutuhan nyata di lapangan.”ujarnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Share