Tiyasan Berpeluang Jadi Ekosistem Ekonomi Kreatif Baru di Sleman

Newswire
Newswire Sabtu, 22 Agustus 2026 22:57 WIB
Tiyasan Berpeluang Jadi Ekosistem Ekonomi Kreatif Baru di Sleman

Tiyasan, Sinduharjo, Sleman, berpeluang menjadi ekosistem ekonomi kreatif baru lewat potensi kuliner, UMKM, komunitas dan ruang publik. /Istimewa.

Harianjogja.com, SLEMAN—Kawasan Tiyasan, Sinduharjo, Ngaglik, Sleman, memiliki peluang berkembang menjadi salah satu ekosistem ekonomi kreatif baru di wilayah utara Jogja. Pertumbuhan kuliner, kafe, UMKM, hingga aktivitas komunitas menjadi modal untuk menghubungkan berbagai potensi ekonomi masyarakat.

Potensi tersebut sejalan dengan pertumbuhan ekonomi Kabupaten Sleman. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ekonomi Sleman tumbuh 6,53% pada 2025. Angka tersebut menjadi pertumbuhan tertinggi dalam satu dekade terakhir.

Pemerintah Kabupaten Sleman juga telah memiliki Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2025 tentang Pengembangan Ekonomi Kreatif yang menjadi salah satu landasan pengembangan sektor tersebut.

Di tingkat kalurahan, Sinduharjo memiliki beragam potensi ekonomi, mulai dari kuliner tradisional, produk olahan, usaha kopi, UMKM hingga ruang publik. Perkembangan Tiyasan sebagai kawasan kuliner turut membuka peluang bagi pelaku usaha, komunitas dan masyarakat untuk saling terhubung.

Corporate Secretary PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN), Fajriyah Usman, mengatakan pertumbuhan kawasan seperti Tiyasan menunjukkan pentingnya membangun ekosistem ekonomi lokal yang mampu mempertemukan berbagai potensi masyarakat.

“Pertumbuhan ekonomi lokal tidak hanya ditentukan oleh semakin banyaknya usaha yang muncul, tetapi juga bagaimana berbagai potensi tersebut dapat saling terhubung dan menciptakan ekosistem yang memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat,” ujar Fajriyah dikutip Sabtu (22/8/2026).

Menurutnya, keberadaan berbagai aktivitas ekonomi dan komunitas dapat menjadi fondasi untuk mengembangkan Tiyasan tidak hanya sebagai kawasan kuliner, tetapi juga ruang tumbuh bagi kreativitas dan kolaborasi masyarakat.

“Ketika pelaku UMKM, usaha kuliner, komunitas, dan masyarakat memiliki ruang untuk bertemu dan berkolaborasi, akan muncul peluang untuk mengembangkan kegiatan ekonomi baru. Kami melihat potensi tersebut dapat terus diperkuat di Tiyasan,” jelasnya.

Suadesa Festival Jadi Ruang Kolaborasi

Upaya mempertemukan berbagai potensi lokal tersebut salah satunya diwujudkan melalui Suadesa Festival 2026 yang berlangsung di kawasan Tiyasan pada 22–23 Agustus 2026.

Kegiatan yang didukung PGN tersebut tidak hanya menghadirkan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi ruang pertemuan bagi pelaku UMKM, komunitas dan warga untuk memperkenalkan serta mengembangkan potensi ekonomi lokal.

Kepala Desa Sinduharjo, Ngaglik, Sleman, Sudarja, mengapresiasi dukungan PGN terhadap pengembangan aktivitas ekonomi masyarakat di wilayahnya. Menurutnya, Sinduharjo memiliki berbagai potensi yang dapat dikembangkan untuk memperkuat ekonomi sekaligus kreativitas warga.

“Event Suadesa Festival yang digelar di Tiyasan harapannya dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya dalam membuka ruang bagi kegiatan ekonomi dan kreativitas warga,” ujar Sudarja.

Sudarja mengatakan Taman Lohjinawi menjadi salah satu potensi yang dapat dikembangkan. Ruang publik tersebut memiliki pemandangan menarik dan berada tidak jauh dari sentra UMKM.

Menurutnya, keberadaan ruang publik dan sentra usaha tersebut dapat dikolaborasikan melalui berbagai kegiatan. Dengan demikian, kawasan tersebut tidak hanya menjadi tempat berkumpul warga, tetapi juga dapat ikut menggerakkan perekonomian masyarakat.

“Ke depan kami ingin potensi ini tidak berjalan sendiri-sendiri. Ruang publik, kuliner, UMKM, dan kegiatan masyarakat bisa saling terhubung sehingga Tiyasan memiliki daya tarik yang lebih kuat,” kata Sudarja.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online