PGN Tanam Ratusan Pohon dan Gelar Sembako Murah untuk Korban NTT

Sunartono
Sunartono Jum'at, 21 Agustus 2026 17:02 WIB
PGN Tanam Ratusan Pohon dan Gelar Sembako Murah untuk Korban NTT

PGN menanam ratusan bibit pohon dan menggelar sembako murah Rp50.000 di Sleman. Hasil penjualan untuk korban gempa NTT. /Istimewa.

Harianjogja.com, SLEMAN—Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN), Subholding Gas Pertamina, menggelar program CSR Suadesa Peduli Lingkungan di Taman Budaya Lohjinawi, Sleman, Jumat (21/8). Kegiatan tersebut diwujudkan melalui penanaman ratusan bibit pohon dan penukaran sembako murah bagi masyarakat.

Program tersebut menjadi bagian dari rangkaian Suadesa Festival 2026 yang puncaknya akan berlangsung pada 22–23 Agustus 2026. Penanaman pohon dilakukan di lingkungan Kalurahan Sinduharjo dengan melibatkan masyarakat serta guru dan pelajar Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Sleman.

Selain mendorong kepedulian terhadap lingkungan, kegiatan PGN tersebut juga membawa misi sosial. Hasil penjualan paket sembako murah akan disalurkan untuk membantu masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Pemkab Ngaglik Dorong Kolaborasi Berkelanjutan

Panewu (Camat) Ngaglik, Edy Wibowo, mengapresiasi inisiatif PGN tersebut. Ia berharap kegiatan yang melibatkan perusahaan, pemerintah, dan masyarakat dapat berlanjut sehingga manfaatnya semakin luas.

“Harapan kami ini tidak berhenti sebagai kegiatan pertama, tetapi dapat berlanjut sehingga manfaatnya semakin luas dirasakan masyarakat,” ujar Edy.

Menurut Edy, Kapanewon (Kecamatan) Ngaglik memiliki potensi pengembangan yang besar. Wilayah tersebut memiliki jumlah penduduk sekitar 107 ribu jiwa serta berada di kawasan yang strategis untuk pendidikan, ekonomi, dan pariwisata.

Karena itu, kolaborasi dengan berbagai pihak dinilai dapat menjadi salah satu pengungkit pengembangan wilayah. Program yang dijalankan juga diharapkan dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan potensi masyarakat setempat.

“Komunikasi dan kolaborasi perlu terus dibangun agar program yang dijalankan dapat diselaraskan dengan kebutuhan dan potensi masyarakat, khususnya di Sinduharjo,” ungkapnya.

PGN Siapkan Ruang Hijau Produktif

Division Head CSR PGN, Krisdyan Widagdo Adhi, mengatakan Suadesa Peduli merupakan bagian dari upaya PGN membangun kolaborasi bersama masyarakat dan pemerintah untuk mengembangkan potensi wilayah secara berkelanjutan.

“Kami sebagai mitra bagi pemerintah dan masyarakat, tidak hanya melalui program sosial dan lingkungan, tetapi juga dengan mendorong potensi ekonomi, UMKM, kuliner, dan pariwisata,” ungkap Krisdyan.

Penanaman pohon, kata dia, diarahkan agar tidak berhenti sebagai kegiatan penghijauan. PGN ingin tanaman yang ditanam dapat dikembangkan menjadi ruang hijau produktif.

Sejumlah tanaman buah disiapkan dalam program tersebut, di antaranya mangga, kelengkeng, dan rambutan. Ke depan, tanaman tersebut diharapkan memberikan manfaat ekonomi sekaligus mendukung pengembangan wisata agro.

Sembako Rp50.000 untuk Bantu Korban Gempa NTT

Selain kegiatan lingkungan, PGN menghadirkan program penukaran sembako murah untuk masyarakat. Satu paket berisi beras 5 kilogram, gula, minyak goreng, kopi, susu, dan teh.

Paket sembako tersebut dapat ditebus masyarakat dengan harga Rp50.000. Hasil penjualan selanjutnya akan disalurkan untuk membantu masyarakat yang terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Harapannya selain menjadi ruang untuk merayakan potensi masyarakat, tetapi juga menghadirkan manfaat bagi mereka yang membutuhkan. Semangat gotong royong ini juga kami wujudkan melalui dukungan bagi masyarakat terdampak bencana di NTT,” pungkasnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online