Bukan Cuma Memilih, Pelajar di Jogja Diminta Awasi Wakil Rakyat

Stefani Yulindriani Ria S. R
Stefani Yulindriani Ria S. R Jum'at, 21 Agustus 2026 19:07 WIB
Bukan Cuma Memilih, Pelajar di Jogja Diminta Awasi Wakil Rakyat

Ilustrasi pendidikan demokrasi untuk pelajar yang diwujudkan dalam Pemilos. Dokumen Harian Jogja

Harianjogja.com, JOGJA— Pelajar di Kota Jogja didorong tidak sekadar menggunakan hak pilih ketika pemilu atau pilkada, tetapi juga ikut mengawasi kinerja wakil rakyat dan kebijakan pemerintah. Peran tersebut dinilai dapat dilakukan sejak usia sekolah tanpa harus terjun langsung ke dunia politik.

Wakil Ketua Komisi A DPRD Kota Jogja Indaruwanto Eko Cahyono mengatakan keterlibatan generasi muda dalam demokrasi tidak selalu diwujudkan dengan masuk ke politik praktis. Pelajar dapat berkontribusi dengan memahami persoalan publik, menggunakan hak suara secara bijak, dan memantau kinerja pejabat yang mereka pilih.

“Mereka harus melek politik tanpa ada keharusan untuk terjun langsung ke dalam pusaran politik. Supaya mereka tidak hanya dimanfaatkan sebagai pemilih pada saat pemilu, tapi juga harus mengawasi kinerja para wakil yang mereka pilih,” ujarnya, Jumat (21/8/2026).

Parlemen Pelajar Jadi Pintu Masuk

Indaruwanto menilai keberadaan program Parlemen Pelajar di Kota Jogja dapat menjadi pintu masuk bagi generasi muda untuk mengenal cara kerja lembaga legislatif. Melalui kegiatan tersebut, pelajar juga perlu dibiasakan menyampaikan kritik dan aspirasi terhadap berbagai kebijakan publik.

Menurutnya, pengawasan tidak harus dimulai dari persoalan besar. Pelajar dapat memulainya dari berbagai masalah yang mereka temui dalam kehidupan sehari-hari.

Salah satunya dengan melaporkan persoalan lingkungan melalui aplikasi Jogja Smart Service (JSS). Selain itu, pelajar dapat menyampaikan aspirasi secara bijak melalui media sosial.

Indaruwanto berharap Parlemen Pelajar tidak hanya menjadi kegiatan simulasi. Ia ingin program tersebut berlanjut pada keterlibatan pelajar dalam proses penyampaian aspirasi kepada DPRD Kota Jogja.

“Saya berharap kegiatan ini tidak berhenti di sini. Kami ingin mereka terlibat dalam kegiatan-kegiatan seperti Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU), supaya mereka bisa menjadi perwakilan untuk menyalurkan aspirasi sekaligus masukan atas kebijakan-kebijakan di pemerintah kota,” katanya.

Dorong Pemilih Muda Tak Golput

Keterlibatan pelajar dalam proses demokrasi, lanjut Indaruwanto, juga penting untuk menekan angka golongan putih (golput) pada pemilu maupun pilkada.

Pemahaman politik sejak usia sekolah dinilai dapat membentuk pemilih yang tidak hanya datang ke tempat pemungutan suara. Pelajar juga diharapkan memahami rekam jejak serta kinerja wakil yang akan dipilih.

Dengan pemahaman tersebut, penggunaan hak suara tidak berhenti pada datang dan mencoblos saat pemilu atau pilkada. Generasi muda juga dapat menjalankan fungsi pengawasan setelah wakil rakyat terpilih.

Pelajar Simulasikan Kerja DPRD Kota Jogja

Sementara itu, Kepala Bidang Politik Dalam Negeri dan Organisasi Kemasyarakatan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Jogja Polana Setia Hati mengatakan Parlemen Pelajar dirancang sebagai media edukasi politik dan demokrasi bagi pelajar.

Dalam kegiatan tersebut, peserta tidak hanya mendapatkan materi mengenai parlemen. Mereka juga mengikuti simulasi pembahasan isu seperti yang dilakukan anggota DPRD.

Para pelajar dibagi berdasarkan komisi-komisi di DPRD Kota Jogja. Setelah itu, mereka diberikan sejumlah isu strategis untuk didiskusikan.

“Kami membuat kegiatan ini sebagai media edukasi yang atraktif. Tentunya ini untuk meningkatkan pemahaman dari para pelajar terkait parlemen,” katanya.

Program tersebut menjadi ruang bagi pelajar untuk mengenal proses kerja parlemen sekaligus memahami bagaimana isu publik dibahas. Di sisi lain, dorongan agar pelajar ikut mengawasi wakil rakyat memperluas peran generasi muda dalam kehidupan demokrasi di Kota Jogja.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Yudhi Kusdiyanto
Yudhi Kusdiyanto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online