Cegah Diabetes dan Obesitas, Warga Demangan Dibekali Pola Hidup Sehat
TP-PKK Demangan dibekali pengetahuan pangan sehat, aktivitas fisik, dan komunikasi kesehatan untuk mencegah diabetes serta obesitas.
Suasana pembangunan gedung baru DPRD DIY di Umbulharjo, Kota Jogja./Harian Jogja-Ariq Fajar Hidayat
Harianjogja.com, JOGJA— Pembangunan gedung baru DPRD DIY di Jalan Kenari, Muja Muju, Umbulharjo, Kota Jogja, kini mencapai 91,407 persen. Progres tersebut berada sekitar 3 persen lebih cepat dibandingkan jadwal pembangunan yang seharusnya.
Sekretaris DPRD DIY, Yudi Ismono, mengatakan capaian itu merupakan perkembangan pekerjaan hingga Minggu (4/10/2026). Pada periode yang sama, progres yang direncanakan baru mencapai 88,379 persen.
Dengan demikian, pekerjaan pembangunan gedung baru DPRD DIY saat ini berada di depan jadwal. Selisih antara realisasi dan progres rencana mencapai 3,028 persen.
"Realisasi total 91,407 persen, progres rencana total 88,379 persen, selisihnya plus 3,028 persen," kata Yudi, Senin (5/10/2026).
Progres Gedung DPRD DIY Meningkat
Percepatan pembangunan tersebut juga lebih tinggi dibandingkan perkembangan pada Agustus 2026. Ketika itu, progres pembangunan baru mencapai 84,832 persen dan hanya lebih cepat sekitar 0,7 persen dari jadwal.
Kini, pekerjaan yang tersisa sekitar 8,6 persen. Meski progres telah melampaui jadwal, pembangunan gedung baru DPRD DIY tetap ditargetkan selesai pada 6 Desember 2026.
Yudi berharap kecepatan pekerjaan yang telah dicapai dapat dipertahankan hingga proyek berakhir. Dia juga berharap seluruh proses pembangunan berjalan lancar dan sesuai batas waktu dalam kontrak.
"Bismillah, semoga diberi kelancaran, kemudahan dan sesuai target waktu kontraknya di 6 Desember 2026," ujarnya.
Dibangun di Lahan 51.174 Meter Persegi
Gedung baru DPRD DIY dibangun di atas lahan seluas 51.174 meter persegi. Bangunan tersebut memiliki luas 26.336 meter persegi dengan tinggi sekitar 32 meter dan terdiri atas enam lantai.
Pembangunan gedung dimulai pada April 2025 dengan anggaran sekitar Rp307 miliar yang bersumber dari APBD DIY. Pekerjaan proyek tersebut dikerjakan oleh Waskita KSO Citra.
Seiring perkembangan proyek, bentuk utama gedung baru DPRD DIY semakin terlihat. Sejumlah pekerjaan yang masih harus diselesaikan mencakup beberapa bagian bangunan, halaman, serta fasilitas pendukung di kawasan gedung.
Tak Hanya Bangunan Utama
Gedung baru tersebut nantinya menjadi tempat kerja anggota DPRD DIY dan Sekretariat DPRD DIY. Kawasan gedung juga dirancang memiliki sejumlah ruang luar yang dapat dimanfaatkan masyarakat.
Penataan kawasan mencakup pedestrian, taman, area parkir, dan lingkungan di sekitar gedung. Artinya, penyelesaian proyek tidak hanya berfokus pada bangunan utama, tetapi juga mencakup fasilitas dan lingkungan pendukung.
Dengan progres yang telah mencapai 91,407 persen, pembangunan kini memasuki tahap akhir. Masih ada waktu sekitar dua bulan untuk menyelesaikan sisa pekerjaan sebelum target penyelesaian pada 6 Desember 2026.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
TP-PKK Demangan dibekali pengetahuan pangan sehat, aktivitas fisik, dan komunikasi kesehatan untuk mencegah diabetes serta obesitas.
Yusril Ihza Mahendra mengaku belum menerima laporan dugaan pesta sabu di Rutan Depok. Penertiban lapas dan rutan akan dikoordinasikan.
Menteri Imipas Agus Andrianto menyatakan bebas bersyarat Indra Kenz bakal dicabut setelah proses remisinya diaudit terkait kasus Lapas Cibinong.
Listyo Sigit resmi jadi KSP. Ia siap mengambil keputusan dalam situasi sulit hingga memanggil menteri untuk mempercepat program Presiden Prabowo.
Reviu RTRW Gunungkidul ditargetkan menjadi perda sebelum 7 Oktober 2026. Regulasi baru diharapkan mendorong pemerataan pembangunan.
OJK mencatat Rp811,1 miliar dana korban scam berhasil diblokir. Sebanyak Rp207,16 miliar telah dikembalikan kepada korban.