18 Mahasiswa FTI UII Berangkat Double Degree ke Tiongkok

Newswire
Newswire Rabu, 02 September 2026 22:27 WIB
18 Mahasiswa FTI UII Berangkat Double Degree ke Tiongkok

FTI UII melepas 18 mahasiswa untuk mengikuti program double degree di Nanjing Xiaozhuang University, Tiongkok. /Istimewa.

Harianjogja.com, SLEMAN—Sebanyak 18 mahasiswa Fakultas Teknologi Industri (FTI) Universitas Islam Indonesia (UII) berangkat ke Tiongkok untuk mengikuti program double degree di Nanjing Xiaozhuang University (NXU).

Pelepasan mahasiswa angkatan 2024 tersebut berlangsung Senin (24/8/2026). Pada kesempatan yang sama, FTI UII juga menyerahkan ijazah kepada tujuh mahasiswa yang telah menyelesaikan program double degree serupa.

Ke-18 mahasiswa yang diberangkatkan berasal dari tiga Program Studi Internasional FTI UII, yakni enam mahasiswa Teknik Industri, sembilan mahasiswa Informatika, dan tiga mahasiswa Teknik Elektro.

Mereka akan menjalani masa studi selama empat tahun dengan pola dua tahun pendidikan di UII dan dua tahun berikutnya di NXU, Tiongkok.

Pelepasan dilakukan langsung oleh Dekan FTI UII Prof. Sri Kusumadewi. Wakil Dekan Bidang Akademik, Riset, dan Rekognisi FTI UII Muhammad Khafidh menyampaikan pesan kepada para mahasiswa yang akan berangkat.

“18 mahasiswa yang berangkat hari ini bukan sekadar mengikuti program pendidikan di luar negeri. Mereka membawa misi untuk memperoleh pengalaman akademik dan internasional, sekaligus menjadi representasi nilai-nilai UII,” kata Khafidh mengutip pesan Prof. Sri Kusumadewi, Senin.

Menurut Khafidh, keberhasilan tujuh alumni yang pada kesempatan tersebut menerima ijazah menjadi bukti keberlanjutan kerja sama akademik antara FTI UII dan NXU.

Program tersebut sekaligus menunjukkan bahwa kerja sama internasional yang dijalankan kedua perguruan tinggi memberikan hasil positif bagi mahasiswa dan lulusan.

Mahasiswa Dibekali Nilai Keislaman

Sebelum diberangkatkan, FTI UII memberikan pembekalan khusus kepada para mahasiswa. Salah satu materi yang diberikan berkaitan dengan kesiapan menjalani kehidupan di luar negeri dengan tetap memegang nilai-nilai keislaman.

Materi bertajuk Menjaga Aqidah di Negeri Orang disampaikan oleh Agus Mansur. Pembekalan tersebut ditujukan untuk membantu mahasiswa menghadapi lingkungan sosial dan budaya yang berbeda selama menjalani studi di Tiongkok.

Selain pembekalan keagamaan, mahasiswa juga mendapatkan gambaran mengenai kehidupan dan pengalaman belajar di Tiongkok melalui sesi sharing bersama alumni program double degree, Najwa Subhan.

Najwa membagikan pengalaman selama menjalani studi software di NXU, termasuk mengenai adaptasi budaya, tantangan akademik, dan aktivitas organisasi.

Menurut dia, selama belajar di NXU, terdapat banyak hal yang bisa dipelajari dari kedisiplinan mahasiswa lokal serta pola mereka dalam menyelesaikan persoalan.

Ia secara khusus menyoroti pengalaman belajar coding dan penyelesaian rumus yang menjadi bagian dari proses akademiknya.

Di luar kegiatan perkuliahan, Najwa juga aktif dalam Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Tiongkok. Keterlibatan tersebut memberinya kesempatan membangun jaringan dengan berbagai perusahaan Indo-China.

Namun, pengalaman belajar di Tiongkok juga menghadirkan tantangan tersendiri, terutama dalam menjalankan kehidupan sebagai mahasiswa Muslim di negara dengan jumlah penduduk Muslim yang relatif minoritas.

"Tinggal di negeri yang penduduk Muslimnya sangat minoritas membuat saya belajar untuk lebih cermat dalam bertindak dan bermuamalah, apalagi dengan eksposur yang kuat untuk mengesampingkan ibadah ritual. Ini jadi tantangan besar sekaligus pengalaman berkesan," ujar Najwa.

18 Mahasiswa yang Berangkat

Dari Program Internasional Teknik Industri, enam mahasiswa yang mengikuti program double degree tersebut adalah Hafizd Abdurrahman, Fauzan Zain, Na'ila Nashif Al-hazami, Iqra Azzahra Ibrahim, Natasya Dyah Anggraini, dan Hana Alyadhia Loso.

Sementara itu, sembilan mahasiswa dari Program Internasional Informatika terdiri atas Nayla Raihaanah Nabilah H, Edelyn Ananta, Fauzan Basalamah, Hidayat Nur Hijrah, Aimar Nadiv Ramahran, Farrell Abhivandya Mecca, Rayyan Galih Indarto, Naufaldy Ghaly Syahputra, dan Gerry Rivanda.

Adapun tiga mahasiswa dari Program Internasional Teknik Elektro yang berangkat ke NXU adalah Zacky Aulia, Lintang Resnu Putra Wibawa, dan Hidayat Noor Ramadhan.

Meta description:

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online