Bimbel Gratis di Prawirodirjan Digelar 5 Kali Sepekan, Ini Tujuannya

Stefani Yulindriani Ria S. R
Stefani Yulindriani Ria S. R Senin, 05 Oktober 2026 23:57 WIB
Bimbel Gratis di Prawirodirjan Digelar 5 Kali Sepekan, Ini Tujuannya

Ilustrasi bimbingan belajar/Magnific

Harianjogja.com, JOGJA— Kelurahan Prawirodirjan, Kemantren Gondomanan, mendorong peningkatan kemampuan belajar anak melalui program bimbingan belajar (bimbel) gratis. Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya memperluas akses pendampingan pendidikan bagi anak-anak di wilayah tersebut.

Lurah Prawirodirjan, Purnomo, mengatakan bimbingan belajar gratis diberikan untuk membantu meningkatkan kemampuan belajar anak-anak setempat. Program tersebut juga menyasar anak-anak yang masih mengalami kesulitan untuk mengakses bimbingan belajar secara mandiri.

Menurut Purnomo, tidak semua anak memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan pendampingan belajar di luar jam sekolah. Karena itu, keberadaan bimbel gratis di lingkungan kelurahan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan tersebut.

"Program tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian masyarakat terhadap pendidikan anak. Kegiatan bimbingan belajar dilaksanakan rutin lima kali dalam sepekan," katanya, Senin (5/10/2026).

Bimbel Gratis Digelar Lima Kali Sepekan

Bimbingan belajar tersebut dilaksanakan setiap Senin, Selasa, Kamis, Sabtu, dan Minggu. Kegiatan berlangsung di Aula Mekar Sari, Kampung Prawirodirjan.

Dalam program tersebut, anak-anak mendapatkan pendampingan belajar tanpa dipungut biaya. Materi pembelajaran disesuaikan dengan kebutuhan anak berdasarkan jenjang pendidikan masing-masing.

Pendampingan tidak hanya diarahkan untuk membantu anak memahami materi pelajaran. Para peserta juga mendapatkan bantuan dalam mengerjakan tugas sekolah sekaligus motivasi agar lebih bersemangat dalam mengikuti proses belajar.

Kegiatan tersebut melibatkan sejumlah pembimbing dan relawan. Kehadiran para pendamping diharapkan dapat membantu anak-anak memperoleh perhatian belajar yang lebih sesuai dengan kebutuhan mereka.

Purnomo mengatakan program tersebut juga menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap pendidikan dan masa depan generasi muda.

“Program ini menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang peduli terhadap pendidikan dan masa depan generasi muda. Dengan adanya JBM, diharapkan tidak ada anak yang tertinggal dalam memperoleh akses belajar yang layak,” katanya.

Tak Hanya Akademik, Anak Dibangun Lebih Disiplin

Selain meningkatkan kemampuan akademik, kegiatan bimbel gratis di Prawirodirjan diarahkan untuk membangun sejumlah kebiasaan positif pada anak. Kedisiplinan dan kebersamaan menjadi bagian yang turut dikembangkan dalam kegiatan tersebut.

Anak-anak juga didorong untuk memiliki semangat dalam belajar dan meraih cita-cita. Dengan demikian, kegiatan bimbingan belajar tidak hanya menjadi tempat untuk menyelesaikan tugas atau memahami pelajaran sekolah.

Pendampingan di luar jam sekolah juga menjadi ruang bagi anak untuk mendapatkan motivasi dan dukungan dalam proses pendidikan. Kolaborasi antara pembimbing dan relawan membuat program tersebut dapat berjalan secara rutin di lingkungan Kampung Prawirodirjan.

Orang Tua dan Masyarakat Beri Respons Positif

Sekretaris Kelurahan Prawirodirjan, Ambariyati, mengatakan keberadaan program bimbingan belajar gratis tersebut mendapat respons positif dari orang tua dan masyarakat. Antusiasme anak-anak juga terlihat dari kehadiran mereka dalam setiap sesi bimbingan.

Menurut dia, dukungan masyarakat menjadi salah satu bagian penting dalam keberlanjutan program tersebut. Keterlibatan berbagai pihak diharapkan dapat membuat manfaat bimbingan belajar semakin luas.

“Melalui bimbingan belajar ini kami berharap dapat terus menghadirkan program yang bermanfaat dan inklusif, sehingga mampu menciptakan generasi yang cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi masa depan,” ujarnya.

Ambariyati menambahkan keberadaan bimbingan belajar gratis merupakan bentuk dukungan masyarakat dalam keberlanjutan JBM. Program tersebut diharapkan dapat menjadi ruang pendampingan bagi anak-anak yang membutuhkan dukungan belajar di luar sekolah.

Kolaborasi antara kelurahan, relawan, orang tua, dan masyarakat menjadi bagian penting untuk memperluas kesempatan anak-anak mendapatkan pendampingan belajar. Dengan dukungan bersama, akses terhadap kegiatan belajar tambahan di lingkungan tempat tinggal dapat terus dikembangkan.

Program bimbel gratis di Prawirodirjan pun tidak hanya berorientasi pada peningkatan kemampuan akademik. Kegiatan tersebut sekaligus diarahkan untuk membangun kepedulian terhadap pendidikan, memperkuat kebersamaan, serta memberikan motivasi kepada anak-anak agar terus belajar dan mempersiapkan masa depan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Yudhi Kusdiyanto
Yudhi Kusdiyanto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online