Wisatawan Asing Makin Banyak Naik Kereta, Penumpang KA Daop 6 Tumbuh 7,8%
Penumpang WNA KAI Daop 6 mencapai 264.335 orang hingga September 2026, naik 7,8% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Wagub DIY KGPAA Paku Alam X melepas 12 atlet penyandang disabilitas intelektual yang akan berangkat mewakili DIY dalam Pekan Special Olympics Nasional (PESONAS) II SOIna 2026 di Ruang Rapat Ndalem Ageng, Kompleks Kepatihan, Jumat (9/10/2026)./Istimewa
Harianjogja.com, JOGJA—Wakil Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) KGPAA Paku Alam X melepas 12 atlet penyandang disabilitas intelektual yang akan mewakili DIY dalam Pekan Special Olympics Nasional (Pesonas) II SOIna 2026. Para atlet bersama pendamping berpamitan sekaligus memohon doa restu di Ruang Rapat Ndalem Ageng, Kompleks Kepatihan, Jumat (9/10/2026).
Kontingen Special Olympics Indonesia (SOIna) DIY akan mengikuti Pesonas II 2026 di Kupang, Nusa Tenggara Timur, pada 14-18 Oktober 2026. Paku Alam X berpesan agar para atlet dan pendamping menjaga kesehatan selama mengikuti kompetisi hingga kembali ke DIY.
Sri Paduka mengaku senang kontingen SOIna DIY kembali mengirimkan atlet untuk berpartisipasi dalam ajang olahraga khusus tersebut. Ia juga berharap tidak ada lagi orang tua yang menyembunyikan anak penyandang disabilitas intelektual sehingga mereka memiliki kesempatan untuk mengembangkan diri.
"Lewat ajang seperti Pesonas inilah mereka bisa menunjukkan kemampuan dan berprestasi. Saya hanya nderek titip, tolong kesehatan mereka dijaga, apalagi sekarang cuaca sedang panas-panasnya, jadi jangan sampai dehidrasi," ujarnya, dalam keterangan resminya.
Wagub DIY Tekankan Partisipasi Atlet
Paku Alam X menegaskan predikat juara merupakan bonus dalam kompetisi seperti Pesonas. Menurutnya, hal terpenting adalah memberikan kesempatan kepada atlet penyandang disabilitas intelektual untuk berpartisipasi dan menunjukkan kemampuan mereka.
Sri Paduka juga meminta pelatih dan ofisial memperhatikan kebutuhan setiap atlet, termasuk kebiasaan yang telah diketahui selama proses pendampingan.
"Tentu ada kebiasaan-kebiasaan mereka yang sudah diketahui pelatih masing-masing. Minta tolong bisa diperhatikan. Selamat berkompetisi, semoga semuanya lancar, dan dapat kembali pulang dengan sehat," jelasnya.
Pesan tersebut menekankan pentingnya menjaga kondisi fisik sekaligus memastikan kebutuhan atlet tetap diperhatikan selama mengikuti kompetisi di Kupang.
SOIna DIY Kirim 12 Atlet di Empat Cabang Olahraga
Ketua SOIna DIY, Danang Maharsa, mengatakan keikutsertaan dalam Pesonas 2026 merupakan partisipasi kedua DIY. Sebelumnya, kontingen DIY turut memeriahkan Pesonas I pada 2022 di Semarang, Jawa Tengah.
Tahun ini, DIY mengirimkan 12 atlet yang didampingi enam pelatih dan dua ofisial. Mereka akan berkompetisi dalam empat cabang olahraga, yakni atletik, boccia, bulutangkis, dan tenis meja.
"Karenanya, kami datang untuk meminta doa restu agar semuanya bisa lancar, sukses, dan bisa membawa nama DIY ke prestasi yang maksimal," tuturnya.
Danang menjelaskan kontingen DIY tidak menetapkan target kemenangan tertentu dalam Pesonas II 2026. Meski demikian, pihaknya berharap para atlet dapat membawa DIY masuk 10 besar pada penyelenggaraan tahun ini.
Harapan tersebut disampaikan dengan mempertimbangkan pengalaman pada Pesonas 2022, ketika DIY berhasil menempati posisi tiga besar.
Pesonas 2026 Diikuti 25 Provinsi
Danang menyebut Pesonas II 2026 direncanakan diikuti 25 provinsi dengan jumlah atlet lebih dari 1.000 orang. Melihat potensi atlet yang dimiliki DIY, ia berharap daerah tersebut suatu saat dapat menjadi tuan rumah Pesonas.
"Pesonas II ini rencananya akan diikuti oleh 25 provinsi dengan jumlah atlet lebih dari 1.000 orang. Melihat potensi DIY yang cukup besar, kami berharap suatu saat DIY dapat menjadi tuan rumah Pesonas juga," jelasnya.
SOIna merupakan gerakan yang berkembang menjadi organisasi dengan tujuan memberikan kesempatan kepada penyandang disabilitas intelektual agar dapat menjadi warga negara yang berguna, produktif, diterima, dihargai, serta diakui kesetaraannya sebagai bagian dari masyarakat.
Salah satu syarat atlet SOIna adalah memiliki skor IQ 70 ke bawah. Melalui ajang seperti Pesonas, para atlet mendapat kesempatan untuk berpartisipasi dalam kompetisi olahraga sekaligus menunjukkan kemampuan dan prestasi mereka.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Penumpang WNA KAI Daop 6 mencapai 264.335 orang hingga September 2026, naik 7,8% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Kapolri Suyudi Ario Seto memimpin sertijab Irwasum Polri dan empat Kapolda, termasuk pejabat baru untuk Metro Jaya, Maluku, Jatim, dan Bali.
Bulog menyebut harga gabah hingga Rp9.000 per kg dan terbatasnya panen memicu kenaikan harga beras. Sebanyak 300.000 ton beras premium disiapkan.
Kemenkeu mencatat realisasi bansos Rp115,8 triliun per September 2026, mencakup PKH, Kartu Sembako, PIP, KIP Kuliah, dan PBI JKN.
PSIM Jogja menjamu Persija Jakarta di SSA, Sabtu (10/10/2026), dengan misi meraih kemenangan pertama di Super League 2026/2027.
Pelaku UMKM dapat meningkatkan penjualan online melalui pengelolaan waktu, diversifikasi produk, dan pemanfaatan fitur live streaming untuk menarik konsumen