Ratusan Massa Bertahan di DPRD DIY, Aksi Kritik Prabowo-Gibran Memanas

Ariq Fajar Hidayat
Ariq Fajar Hidayat Selasa, 20 Oktober 2026 17:57 WIB
Ratusan Massa Bertahan di DPRD DIY, Aksi Kritik Prabowo-Gibran Memanas

Massa aksi mahasiswa yang masih bertahan di Gedung DPRD DIY, Selasa (20/10/2026) petang./Harian Jogja-Ariq fajar Hidayat

Harianjogja.com, JOGJA—Ratusan mahasiswa dan massa aksi masih bertahan di halaman Gedung DPRD DIY hingga Selasa (20/10/2026) pukul 17.30 WIB dalam aksi menyampaikan kritik terhadap dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Situasi sempat memanas sekitar pukul 16.15 WIB ketika sebagian massa di sisi selatan mencoba mendobrak pintu gedung dewan, sebelum dihalau polisi yang berjaga.

Berdasarkan pantauan Harian Jogja, massa dari Forum BEM DIY dan BEM Nusantara tiba di Gedung DPRD DIY sekitar pukul 14.30 WIB. Mereka membawa atribut berupa bendera bertuliskan BEM Nusantara dan mengenakan pakaian bebas.

Kedatangan kedua kelompok tersebut menyusul aksi mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi, yakni Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Universitas Islam Indonesia (UII), Universitas Gadjah Mada (UGM), serta massa Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) yang lebih dahulu berkumpul di kawasan Malioboro.

Massa terbagi di sisi utara dan selatan gedung Dewan

Menjelang sore, massa Forum BEM DIY dan BEM Nusantara melebur menjadi satu kelompok dan berorasi di sisi utara halaman Gedung DPRD DIY. Sementara itu, ratusan massa lainnya berkumpul di sisi selatan tanpa mengenakan atribut organisasi, dengan mayoritas berpakaian hitam.

Ketegangan terjadi sekitar pukul 16.15 WIB saat sebagian massa di sisi selatan mencoba mendobrak pintu Gedung DPRD DIY. Polisi yang bersiaga di lokasi kemudian menghalau mereka.

Hingga pukul 17.30 WIB, massa masih bertahan di halaman gedung legislatif dan ketegangan antara peserta aksi dengan aparat masih berlangsung. Di sisi lain, mahasiswa yang sebelumnya mengenakan jas almamater, seperti massa UII, telah meninggalkan kawasan DPRD DIY sekitar pukul 15.00 WIB.

HMI menjadi kelompok pertama yang tiba

Rangkaian aksi di kawasan Gedung DPRD DIY pada Selasa siang diawali kedatangan massa HMI sekitar pukul 12.00 WIB. Puluhan mahasiswa mengenakan atribut hitam dan membawa bendera hijau hitam berlambang HMI.

Tak lama berselang, mahasiswa UGM turut berdatangan. Mayoritas mengenakan pakaian hitam dan membawa spanduk bertuliskan “Yogyakarta Melawan”.

Massa UII kemudian menyusul dengan mengenakan jas almamater biru. Jumlah peserta dari kelompok tersebut tampak lebih banyak dibandingkan kelompok HMI dan UGM.

Mahasiswa UMY bergerak menuju Titik Nol Kilometer

Sekitar pukul 13.00 WIB, mahasiswa UMY tiba di kawasan Malioboro, tepatnya di depan Gedung DPRD DIY. Mereka tidak memasuki halaman gedung legislatif karena area tersebut sudah dipadati kelompok mahasiswa yang datang lebih awal.

Massa UMY kemudian melakukan long march menyusuri Jalan Malioboro menuju Titik Nol Kilometer Jogja.

Sementara itu, kedatangan massa Forum BEM DIY dan BEM Nusantara pada pukul 14.30 WIB menambah jumlah peserta aksi di halaman Gedung DPRD DIY. Hingga petang, ratusan orang masih bertahan di lokasi, dengan situasi yang sempat diwarnai upaya pendobrakan pintu dan penghalauan oleh aparat kepolisian.

Aksi tersebut berlangsung dalam rangka penyampaian kritik terhadap dua tahun pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Yudhi Kusdiyanto
Yudhi Kusdiyanto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online