OPINI: Bayi yang Tidak Diinginkan: Ujian Etika dan Kemanusiaan Kita
Seorang bayi tidak pernah memilih untuk dilahirkan. Ia tidak bersalah atas kondisi yang melatarbelakangi kehamilan.
Ilustrasi (bloggers.com)
http://www.harianjogja.com/baca/2013/01/08/dicekoki-miras-bocah-15-tahun-diperkosa-3-pemuda-366019/abg-cantik-cewe-korban-pemerkosaan-www-nbnewsmakers-blogspot-com" rel="attachment wp-att-366020">http://images.harianjogja.com/2013/01/abg-cantik-cewe-korban-pemerkosaan-www.nbnewsmakers.blogspot.com_-233x310.jpg" alt="" width="233" height="310" />BANTUL -– Peristiwa tragis dialami bocah perempuan asal Kecamatan Piyungan, Bantul, berinisial AY, 15. Dalam kondisi tidak sadar setelah dipaksa menenggak dua gelas minuman keras jenis ciu, bocah yang tidak tamat sekolah dasar (SD) itu diperkosa tiga pemuda di sebuah rumah kosong di wilayah Dusun Kepek, Timbulharjo, Sewon, Senin (7/1/2013).
Saat berita ini diturunkan, ketiga pelaku yang belum diketahui identitasnya itu masih berkeliaran menghirup udara bebas. Dugaan sementara, ketiganya berdomisili di wilayah Kecamatan Sewon. Adapun pihak keluarga korban baru melaporkan kasus tersebut ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Sat Reskrim Polres Bantul, Selasa (8/1/2013).
Informasi yang dihimpun Harian Jogja.com, peristiwa itu bermula saat korban dijemput kenalannya yang berinisial BG, 19, warga Dusun Kepek, pada pukul 06.00 WIB. Kala itu, tidak satupun keluarganya mengetahui korban meninggalkan rumah sepagi itu. Belakangan diketahui korban mengenal BG dari nomor ponsel yang diberikan temannya, beberapa waktu lalu.
“Kenalnya hanya lewat pesan singkat (sms). Dan, baru sekali itu ketemu. Katanya dia (korban) mau diajak melihat pakaian di toko,” ujar paman korban, Romadhon, 40, saat ditemui di depan ruang Unit PPA Polres Bantul, kemarin. Romadhon yang juga Ketua Bantul Corruption Watch (BCW) itu menambahkan, BG menjemput korban dengan sepeda motor Honda Beat putih.
Bukannya diantar ke toko pakaian, masih kata Romadhon, korban justru diajak menuju sebuah rumah kosong di wilayah Dusun Kepek. Di rumah itu, sudah ada tiga pemuda yang menunggu kedatangan korban. Selanjutnya, BG kabur meninggalkan lokasi. Seusai ketiga pelaku melampiaskan napsu bejatnya, sekitar pukul 11.00 WIB, BG kembali datang untuk mengantar korban pulang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Seorang bayi tidak pernah memilih untuk dilahirkan. Ia tidak bersalah atas kondisi yang melatarbelakangi kehamilan.
Kadek Dhinda tersingkir di Malaysia Masters 2026 setelah kalah dari Ratchanok Intanon di babak 32 besar
Bek Persib Bandung Frans Putros masuk skuad sementara Irak untuk Piala Dunia 2026 dan berpeluang mencetak sejarah bagi Liga Indonesia.
Rumah di Panggungharjo Bantul terbakar dini hari diduga korsleting listrik, kerugian sekitar Rp20 juta
AAP rilis panduan baru: waktu istirahat sekolah wajib dilindungi sebagai kebutuhan dasar anak, bukan kemewahan. Simak manfaat medisnya di sini.
Satgas PPKS UPNVY selidiki dugaan kekerasan seksual yang viral di media sosial dengan komitmen perlindungan korban dan investigasi objektif.