Modus Lempar Paket ke Dalam Lapas Digagalkan, Diduga Berisi Sabu
Lapas Kelas I Semarang menggagalkan penyelundupan diduga sabu dan ratusan butir obat melalui modus pelemparan paket dari luar.
SLEMAN -- Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) meningkat. Hanya dalam waktu sebulan saja, sudah ada 30 kasus DBD di Sleman. Hal ini disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sleman Mafilinda Nuraini.
Mafilinda menambahkan, pada 2011 tercatat ada 180 kasus demam berdarah. Sedangkan pada 2012 mencapai 230 kasus yang kebanyakan menyerang daerah yang memiliki penduduk padat.
“Hinga kini sudah ada 30 kasus DBD yang laporannya masuk ke tempat kami. Namun belum ada laporan pasien DBD meninggal dunia,” jelas Mafilinda Nuraini di Kantor Sekretariat Daerah Pemkab Sleman, Selasa (29/1/2013).
Mafilinda memprediksi jumlah kasus DBD ini akan terus bertambah sampai berakhirnya musim penghujan. Dia memprediksi Maret menjadi bulan dengan angka tertinggi dalam kasus DBD.
“Biasanya Maret itu banyak sekali yang terkena DBD. Namun kami berharap hal ini tidak terjadi pada tahun ini,” kata Mafilinda.
Mafilinda menambahkan paling banyak kasus DBD yang menyerang wilayah Kabupaten Sleman adalah di Kecamatan Depok, Gamping, Mlati dan Kalasan. Di empat kecamatan ini memang diketahui padat penduduknya.
Untuk mengantisipasi korban jiwa, pihaknya kini meminta pelaporan pihak-pihak terkait untuk memberikan rujukan ke rumah sakit jika memang diperlukan. Khususnya deteksi dini pada pasien yang memang terkena DBD.
“Dua tahun ke belakang ini kami sudah tidak ada korban jiwa akibat DBD. Kami berharap angka ini ditingkatkan, tentunya dengan pelayanan yang semakin baik pada masyarakat Sleman saat berobat,” jelas Mafilinda.
Camat Kalasan Samsul Bakri mengatakan sejak 2010 daerahnya memang tinggi angka kasus DBD. Untuk itu, dia menargetkan pada 2014 bisa mengendalikan penyebaran DBD di wilayahnya.
“Kami targetkan 2014 zero kasus DBD di Kalasan dengan membudayakan perilaku hidup bersih dan sehat. Selain itu meningkatkan pemberantasan sarang nyamuk dengan jumantik di setiap RT,” kata Samsul.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Lapas Kelas I Semarang menggagalkan penyelundupan diduga sabu dan ratusan butir obat melalui modus pelemparan paket dari luar.
Polda DIY menetapkan tiga tersangka dalam kasus pembubaran paksa ibadah GMS di Sewon, Bantul setelah memeriksa 32 saksi.
Google Drive penuh padahal file sudah dihapus? Penyebabnya bisa karena file di Trash, e-mail Gmail, atau foto Google Photos yang menumpuk. Simak cara mengatasin
Gempa NTT berdampak pada sejumlah fasilitas transportasi. Menhub Dudy Purwagandhi memerintahkan pemeriksaan pelabuhan, terminal, dan bandara.
Tiga kalurahan di Bantul baru memiliki satu pendaftar calon lurah. Jika tak ada tambahan calon, Pilur bisa melawan kotak kosong.
Donny Damara dan Dimas Aditya mengungkap tantangan syuting film Munafik Indonesia, termasuk mantra Jawa kuno dan bacaan Al Quran.