Bursa Mineral Prabowo Didukung APNI, Ini Syaratnya
APNI mendukung BMKS gagasan Prabowo. Bursa mineral dinilai bisa mengubah posisi Indonesia dari price taker menjadi market maker.
JOGJA–Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) hampir selalu berdampak pada naikknya komoditas lain. Bahan pangan salah satunya. Bahkan kenaikan BBM belum diumumkan, harga sayuran sudah merangkak terlebih dahulu.
Pedagang pasar Beringharjo, Siswanto menyebut sayuran bisa melonjak tinggi seiring kenaikan harga BBM.
“Harga BBM naik jelas nantinya akan berpengaruh pada harga sayuran. Kalau mau naik, saya juga harus siap naikkan harga,” ujar perempuan berhijab ini kepada Harian Jogja, Senin (29/4).
Kelangkaan solar, diakui Siswanto memang tidak berdampak pada harga sayuran. Tapi kebanyakan pengiriman sayuran menggunakan kendaraan pick up berbahan bakar bensin, justru akan berdampak saat BBM tersebut naik harga awal bulan Mei.
“Kebanyakan pedagang pakainya pick up yang menggunakan bensin. Jadi meski solar langka memang tidak berdampak, tapi nanti kalau BBM jadi naik otomatis juga semua sayuran akan ikut naik,” tambahnya.
Harga beberapa komoditas sayur mayur mengalami kenaikan mencapai Rp3.000 per kilogramnya. Harga kubis di kios milik Yani naik dari sebelumnya Rp4.000 menjadi Rp7.000.
“Sudah tiga hari ini harga kubis naik jadi Rp7.000 per kilonya. Tapi untuk yang lainnya harganya masih stabil dan bahkan mengalami penurunan,” ujar Yani.
Wortel yang sebelumnya dipatok Rp5.000, kini naik menjadi Rp8.000 per kilogramnya. Cabai merah keriting juga terpantau naik dari Rp17.000 menjadi Rp20.000 per kilogramnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
APNI mendukung BMKS gagasan Prabowo. Bursa mineral dinilai bisa mengubah posisi Indonesia dari price taker menjadi market maker.
Saksi Robby Darussalam menyebut pemberian uang THR kepala dinas kepada Bupati Pekalongan sudah menjadi tradisi sejak pemerintahan sebelumnya.
Kapolri Listyo Sigit menyebut sejumlah nama telah diamankan terkait karhutla Kalimantan yang mencapai 1.487 hotspot.
Pemkab Bantul rutin menggelar operasi pasar untuk memantau stok sembako dan penerapan HET di sekitar 32 pasar.
Hingga Kamis (20/8/2026), para penyintas gempa masih menghadapi situasi sulit akibat gempa susulan yang terus terjadi dalam beberapa hari terakhir.
Polres Gunungkidul mengungkap dua pelaku pembakaran MI YAPPI Natah merupakan kakak beradik berusia 14 dan 15 tahun.