Gus Palsu Tipu Warga Boyolali Rp105,3 Juta, Uang Dipakai Judi Online
Residivis WAG alias Gus W menipu warga Boyolali Rp105,3 juta dengan modus ritual spiritual. Uang hasil kejahatan dipakai untuk judi online.
http://www.harianjogja.com/baca/2013/04/29/tiga-bakal-calon-legislatif-terdaftar-dua-partai-401380/kpu-logo-7" rel="attachment wp-att-401381">http://images.harianjogja.com/2013/04/KPU-logo6-370x265.jpg" alt="" width="370" height="265" />GUNUNGKIDUL-Dalam masa verifikasi persyaratan administrasi bakal calon legislatif (bacaleg), Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Gunungkidul menemukan tiga nama bacaleg yang berada di dua bendera partai yang berbeda.
Menurut Ketua Divisi Teknis Penyelenggara, Paiminaji nama-nama tersebut yakni Wiwin Gunarto yang terdaftar di partai Demokrat dan partai Gerindra di Daerah Pemilihan (Dapil) empat, Meganingsih Hidayat yang terdaftar sebagai bacaleg partai Gerindra serta Hanura di Dapil lima. Satu lagi yakni Yune Prana Elzuhriya yang menjadi bacaleg partai Golkar serta Demokrat.
“Kami akan memberikan surat pemberitahuan kepada partai yang bersangkutan pada 6-7 Mei sesuai jadwal untuk memberikan hasil verifikasi. Untuk penyelesaian masalah tersebut sepenuhnya wewenang partai,” papar dia kepada Harian Jogja ketika ditemui di KPUD Gunungkidul, Senin (29/4).
Lebih lanjut Paiminaji menambahkan, bacaleg tidak boleh terdaftar dalam dua partai atau lebih yang berbeda. Bacaleg yang ketahuan double partai harus memilih partai mana yang dikehendaki.
Selain menemukan nama bacaleg yang terdaftar dalam dua partai yang berbeda, KPUD Gunungkidul juga menemukan hampir 75% persyaratan belum lengkap.
Rata-rata surat yang belum dilegalisasi, ijazah yang belum dilegalisasi serta beberapa kepala desa yang nyaleg belum menyertakan surat pernyataan pengunduran diri sedang diproses.
“Setiap partai memiliki kesempatan untuk melengkapi syarat-syarat bacalegnya pada masa perbaikan 9-22 Mei 2013. Setiap partai juga dimungkinkan untuk mengganti nama-nama bacalegnya,” imbuh dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Residivis WAG alias Gus W menipu warga Boyolali Rp105,3 juta dengan modus ritual spiritual. Uang hasil kejahatan dipakai untuk judi online.
Kokap Kulonprogo mengandalkan potensi lokal, Kopi Roro, Waduk Sermo, dan padat karya untuk membuka peluang ekonomi masyarakat.
Impor tanaman hias Indonesia mencapai Rp18 triliun pada 2025. ASA Indonesia mendorong petani lokal meningkatkan produksi aglaonema.
KAI menghadapi persoalan pembebasan lahan dalam pembangunan jalur kereta baru di Sumatra, Kalimantan, dan Bali.
Pelajar di Kota Jogja didorong tak hanya menggunakan hak pilih, tetapi ikut mengawasi kinerja wakil rakyat dan kebijakan pemerintah.
Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih melantik 80 pejabat baru. Ia menegaskan pengisian jabatan berdasarkan kinerja dan meritokrasi.