Mengenal Flores Thrust, Sesar Pemicu Gempa M 7,7 di NTT
Gempa M 7,7 NTT berkaitan dengan Flores Back Arc Thrust. Sesar ini berpotensi memicu gempa besar dan memiliki sejarah gempa merusak.
JOGJA-Kepergian Ngabdul menyisakan duka yang sangat mendalam bagi rekan sejawatnya sesama pemain ketoprak.
Bondan Nusantara, budayawan sekaligus pelaku seni ketoprak kawakan Jogja menilai bahwa Ngabdul adalah satu satunya penerus dari Pangkur Jenggleng yakni melawak sekaligus dengan menembang Jawa.
Lawakan tersebut pertama kali diusung oleh Basiyo. "Dia adalah satu satunya seniman ketoprak yang meneruskan lawakan Basiyo," ujarnya saat dihubungi Harian Jogja, Selasa (30/4).
Ngabdul, kata Bondan juga merupakan pionir dari dagelan mataram yang lawakannya kemudian diadopsi oleh Srimulat dan beberapa grup lawak lainnya.
Maklum, tatkala dagelan mataram populer pada era 198-0an, Ngabdul merupakan salah satu anggotanya. Kelompok ini kerap tampil di RRI pada waktu itu.
Menurut Bondan ada hal menarik dalam diri Ngabdul yang menjadikan ia berbeda dengan seniman ketoprak lainnya. Di saat seniman ketoprak bermimpi untuk melakukan pentas di Jakarta dan berkarir disana, Ngabdul justru tidak terlalu berambisi.
"Alhamarhum justru nrima ing pandum karena ia meyakini bahwa Jogja merupakan yang sudah tepat. Padahal pelawak generasi dibawahnya seperti Marwoto seringkali tampil disana [Jakarta]. Hal ini menarik karena sebenarnya mendiang memiliki kualitas yang juga mumpuni," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gempa M 7,7 NTT berkaitan dengan Flores Back Arc Thrust. Sesar ini berpotensi memicu gempa besar dan memiliki sejarah gempa merusak.
Saksi Robby Darussalam menyebut pemberian uang THR kepala dinas kepada Bupati Pekalongan sudah menjadi tradisi sejak pemerintahan sebelumnya.
Kapolri Listyo Sigit menyebut sejumlah nama telah diamankan terkait karhutla Kalimantan yang mencapai 1.487 hotspot.
Pemkab Bantul rutin menggelar operasi pasar untuk memantau stok sembako dan penerapan HET di sekitar 32 pasar.
Hingga Kamis (20/8/2026), para penyintas gempa masih menghadapi situasi sulit akibat gempa susulan yang terus terjadi dalam beberapa hari terakhir.
Polres Gunungkidul mengungkap dua pelaku pembakaran MI YAPPI Natah merupakan kakak beradik berusia 14 dan 15 tahun.