Mengenal Flores Thrust, Sesar Pemicu Gempa M 7,7 di NTT
Gempa M 7,7 NTT berkaitan dengan Flores Back Arc Thrust. Sesar ini berpotensi memicu gempa besar dan memiliki sejarah gempa merusak.
JOGJA-Lebih dari seratus mahasiswa menggelar aksi menuntut penghapusan ujian nasional di hari pendidikan nasional, Kamis (2/5). Mereka membawa atribut kemahasiswaan dan replika pensil raksasa sebagai simbol gagalnya sistem pendidikan di Indonesia.
Aksi bermula dari Taman Parkir Abu Bakar Ali. Mahasiswa yang tergabung dalam gerakan menolak dijajah kembali (Monedjali) lalu bergerak menuju Gedung DPRD DIY. Namun sayang tak satupun anggota Dewan yang ngantor.
Diketahui dalam agenda di Sekretariat Dewan, hanya tertulis jadwal hari itu adalah agenda masing-masing fraksi.
Komisi D, komisi yang terkait dengan pendidikan hari ini malah ke Magelang untuk studi banding kondisi rumah sakit jiwa di sana. Sementara komisi-komisi lainnya nglencer kunjungan kerja ke luar daerah.
Janu Ismadi, Wakil Ketua DPRD juga ikut meninggalkan gedung Dewan seusai mengikuti upacara Hardiknas di Mandala Krida pagi harinya. Menurutnya, memang harus ada yang ditinggal di Dewan untuk menampung aspirasi.
”Namun karena sampai jam 11 nggak ada apa-apa, saya pilih nyusul ke Magelang karena saya Koordinator komisi D,” katanya kepada Harian Jogja.
Kendati gedung Dewan mlompong, peserta aksi tetap berorasi sekitar setengah jam lamanya. Mereka lalu melanjutkan aksi long march menuju titik nol kilometer.
Menurut Koordinator Umum Aksi Wahid Hasyim gagalnya sistem pendidikan Indonesia karena pemerintah menerapkan sistem kapitalisme dalam dunia pendidikan. Sehingga pendidikan hanya terpusat di perkotaan. Akibatnya, masyarakat di pelosok tidak mendapatkan kesempatan pendidikan yang setara.
“Karena itu tak mengherankan jika ujian nasional tidak dapat dianggap sebagai parameter keberhasilan pembelajaran siswa,” tuturnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gempa M 7,7 NTT berkaitan dengan Flores Back Arc Thrust. Sesar ini berpotensi memicu gempa besar dan memiliki sejarah gempa merusak.
PBB menyebut wabah Ebola di RD Kongo menyebar cepat. Kasus mencapai 5.208 dengan 2.476 kematian, sementara kebutuhan dana terus meningkat.
Kejagung melimpahkan Yeka Hendra dan barang bukti ke JPU Kejari Jakarta Pusat untuk segera disidangkan terkait perkara korupsi ekspor CPO.
Kimi Antonelli menjadi yang tercepat di FP1 GP Belanda di Zandvoort. Simak hasil lengkap 10 besar dan kabar terbaru Max Verstappen.
Korban penipuan online di ASEAN naik menjadi 45% pada 2025. Di sisi lain, ekonomi digital Asia Pasifik diproyeksikan mencapai US$1,4 triliun.
Kemenpar merilis statistik pariwisata 2025 di 10 DPP dan 3 DPR. Simak daftar destinasi serta indikator yang menjadi perhatian pemerintah.