Siswa SLB Negeri Pembina Jogja Bagi-bagi Takjil kepada Warga
Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian komite SLB Pembina untuk menanamkan nilai berbagi dan empati kepada anak-anak
NGLIPAR-Bencana angin kembali menerjang wilayah Gunungkidul. Akibatnya, sebuah rumah milik Murtini, 70, di Dusun Nglipar Lor, Desa Nglipar, Kecamatan Nglipar, Minggu (12/5/2013) siang rata dengan tanah.
Kasi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul Sutaryono mengatakan, bencana tersebut terjadi pada pukul 10.00 WIB dan tidak ada korban jiwa dalam bencana tersebut. Tercatat hanya satu rumah yang rusak berat.
“Rumah yang rusak berat itu karena memang kondisi rumahnya sudah lapuk, sementara penghuninya selamat karena saat kejadian tidak berada di dalam rumah” katanya.
Menurut Sutaryono, beberapa perabotan rumah tangga milik Murtini pun rusak karena tertimpa material bangunan rumah. Petugas dari BPBD, TNI, Polisi dibantu masyarakat sekitar saat ini sedang bekerjabakti memperbaiki rumah ambruk yang terbuat dari kayu berdinding gedhek itu. Untuk sementara, korban tinggal di rumah anak semata wayangnya yang tak jauh dari lokasi kejadian.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian komite SLB Pembina untuk menanamkan nilai berbagi dan empati kepada anak-anak
Marc Marquez menjadi yang tercepat pada FP1 MotoGP Ceko 2026 di Brno. Quartararo dan Raul Fernandez membuntuti dengan selisih tipis.
15 cara praktis atasi WiFi lemot di HP: dari restart router, pilih channel, hingga upgrade perangkat. Internetan lancar kembali!
Kulonprogo tidak menggelar event besar saat libur sekolah 2026 karena efisiensi anggaran. Dispar hanya fokus kegiatan kecil di Pantai Congot dan sport tourism.
Suporter Brasil di Piala Dunia 2026 memilih tidak memasangkan atribut tim ke Patung Rocky karena khawatir terkena mitos kutukan Rocky.
Rahadian M Saputra meminta maaf setelah viral mengenakan kebaya dalam Kirab Malam 1 Suro Mangkunegaran. Ia mengakui kesalahan dan berjanji tidak mengulanginya.