Mengenal Flores Thrust, Sesar Pemicu Gempa M 7,7 di NTT
Gempa M 7,7 NTT berkaitan dengan Flores Back Arc Thrust. Sesar ini berpotensi memicu gempa besar dan memiliki sejarah gempa merusak.
JOGJA–Hingga saat ini Dinas Perdagangan Perindustrian Koperasi dan Pertanian (Disperindagkoptan) Jogja masih belum mendapatkan hasil uji laboratorium terhadap buah impor.
Kasi Pengawasan Mutu Komoditas dan Kesehatan Hewan Endang Finiarti mengungkapkan saat ini uji laboratorium buah impor masih dilakukan Laboratorium Pengujian dan Penelitian Teknologi Universitas Gadjah Mada (UGM). Hasil pengujian baru akan diketahui setidaknya satu minggu ke depan.
“Karena sampelnya banyak dan memang dengan standar pengujian mereka kami diberitahu waktunya tiga minggu," ucap dia.
Belum adanya hasil pengujian buah impor ini juga membuat Disperindagkoptan belum dapat mengambil langkah berikutnya terkait temuan Harian Jogja. “Kami tunggu hasil pengujian itu bagaimana dulu,” imbuh dia Selasa (14/5).
Lebih lanjut Kepala Disperindagkoptan Jogja, Heru Pria Warjaka menjelaskan meski hasil pengujian buah impor belum keluar pihaknya terus mengawasi. Hanya, pengawasan dilakukan masih seperti yang biasa dilakukan. Untuk tindakan lain pihaknya juga belum dapat melakukan tanpa adanya hasil pasti.
“Ini hal yang sangat sensitif kalau belum ada hasil pasti kami juga tidak berani bertindak,” ungkap dia.
Menurut Heru pengawasan untuk buah sebenarnya tidak terlalu sulit dilakukan. Sebab saat ini pedagang buah yang ada cukup terfokus. Selain itu khusus untuk buah impor pengawasan juga sudah dilakukan para pemiliki supermarket. Sehingga perhatian lebih hanya perlu dilakukan di pasar atau toko buah.
Sementara untuk pengawasan buah lokal, Heru mengakui memang tidak dilakukan secara ketat. Selama ini pengawasan memang lebih difokuskan pada buah impor yang memang memiliki kerawanan lebih. Sedangkan buah lokal dianggap tidak terlalu mengundang untuk dilakukan rekayasa.
Sebelumnya Harian Jogja mengajukan uji sampel buah impor dan kemudian buah lokal, hasilnya beberapa buah di pasaran ditemukan mengandung formalin. Namun Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Pemerintah (BPKP) DIY menyebut uji tersebut belum layak disimpulkan.
Saat ada temuan sejumlah buah impor berformalin BPKP juga berkelit. Bahkan, lembaga tersebut menuding adanya buah impor berformalin yang beredar di DIY bukan merupakan tanggung jawab mereka.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gempa M 7,7 NTT berkaitan dengan Flores Back Arc Thrust. Sesar ini berpotensi memicu gempa besar dan memiliki sejarah gempa merusak.
Espanyol vs Real Madrid pada pekan kedua La Liga 2026/2027 digelar Minggu dini hari. Simak prediksi skor dan susunan pemain.
Di tengah ratusan tenant yang memadati lokasi, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi berkesempatan mengunjungi stand Bank Jateng.
George Russell raih pole position Sprint F1 GP Belanda 2026 di Zandvoort. Unggul 0,041 detik atas Norris. Verstappen di posisi 6
Hull City vs Manchester United di pekan perdana Liga Inggris 2026-2027, Sabtu (22/8). Carrick waspadai tim promosi, Jakirovic janji sulitkan MU
KPK mengungkap peran guru sebagai koordinator siswa dalam dugaan jual beli kursi Unsoed dengan harga Rp50 juta hingga Rp500 juta.