Ditlantas Polda DIY: Pengemudi Taksi Jangan Main Hakim Sendiri
Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta meminta tidak ada aksi main hakim sendiri antara pengemudi taksi konvensional dan taksi berbasis aplikasi
BANTUL-Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga (Disdikpora), Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) meminta seluruh kepala sekolah untuk mencega konvoi atau arak-arakan siswa dengan sepeda motor usai pengumuman kelulusan Ujian Nasional (UN) 2013.
Kepala Disdikpora DIY, Baskara Aji Kadarmanta usai menghadiri festival seni dan olimpiade siswa SMALB di Kabupaten Bantul, Selasa, mengatakan bahwa pengumuman kelulusan Ujian Nasional (UN) tingkat SMA di DIY akan disampaikan pada 24 Mei 2013.
"Kami sudah koordinasi dengan berbagai pihak termasuk kepala sekolah (Kepsek) agar mengantisipasi supaya tidak ada konsentrasi siswa yang kemudian melakukan arak-arakan dengan sepeda motor," katanya, Selasa (21/5).
Menurut dia, cara penyampaian pengumuman kelulusan UN diserahkan pada kebijakan sekolah, baik dengan mengundang siswa datang langsung ke sekolah, atau menyampaikan melalui surat dan mengundang orangtua untuk datang ke sekolah.
"Bagaimanapun cara penyampaian kelulusannya yang penting siswa yang sudah dinyatakan lulus tidak melakukan arak-arakan di jalanan, arak-arakan kami larang terutama arak-arakan yang menuju ke arah tidak baik," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta meminta tidak ada aksi main hakim sendiri antara pengemudi taksi konvensional dan taksi berbasis aplikasi
Sebanyak 1.021 warga Sleman gagal donor darah awal 2026, mayoritas karena Hb rendah. PMI pastikan stok aman.
Keributan misa GMS Bantul dipicu izin belum lengkap. Polisi mediasi kedua pihak, situasi kini kondusif dan tetap jaga toleransi.
Tawuran remaja di Magelang dipicu tantangan Instagram. Dua pelajar luka parah, lima pelaku diamankan polisi.
Polemik GMS Bantul berujung kesepakatan. Ibadah tetap boleh, namun wajib lengkapi izin. Polisi siap tindak pelaku intimidasi.
Survei Abacus Data: 80% warga Kanada nilai AS di jalur salah. Faktor Trump dan kondisi global jadi pemicu kekhawatiran.