Kolaborasi Donati-SoulCha di GPFE 2026 Jogja, Pameran Jadi Lebih Hidup
Kolaborasi Donati Furniture dan SoulCha di GPFE 2026 Jogja hadirkan pengalaman unik: coba furnitur sambil menikmati matcha dalam satu ruang interaktif.
http://www.harianjogja.com/baca/2013/06/08/ratusan-karang-taruna-di-diy-mati-suri-413692/karang-taruna-logo" rel="attachment wp-att-413693">http://images.harianjogja.com/2013/06/karang-taruna-LOGO.jpg" alt="" width="300" height="208" />JOGJA-Sekitar 30% dari 438 organisasi Pemuda Karang Taruna di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mati suri. Salah satu penyebabnya adalah organisasi tersebut masih menerapkan pola managemen tradisional.
Anggota Majelis Pertimbangan Pemuda Karang Taruna DIY, Oni Wantara mengatakan, secara umum kondisi karang taruna di DIY bagus.
Bahkan, dalam lima tahun terakhir Karang Taruna DIY menyabet juara nasional empat kali. Sebab, organisasi tersebut di DIY mampu menjadi stakeholder untuk membantu mengembangkan pariwisata maupun pengentasan kemiskinan.
Namun, dia juga mengakui banyak karang taruna di DIY yang peran dan kegiatannya mandeg. Untuk mengatasi masalah tersebut, setiap tahun Karang Taruna tingkat provinsi mengadakan pelatihan manajemen organisasi bagi 15 Pemuda Karang Taruna di desa-desa. Hal itu dilakukan agar kegiatan organisasi pemuda terus aktif dan berperan di masyarakat.
“Yang dimaksud mati suri itu, organisasinya ada tetapi tidak ada kegiatan di dalamnya. Organisasi ini sangat dinamis dengan masa bhakti tiga tahun. Banyak yang berusia muda, menikah dan bekerja sehingga sulit organisasinya berjalan stabil,” jelas Jumat (6/6/2013).
Untuk menggerakkan organisasi yang 'mati suri' tersebut, pihaknya terus memberikan pelatihan. Salah satunya, pelatihan managemen organisasi dan kegiatan ekonomi menengah.
“Setiap tahun, kami berusaha memberikan pembinaan kepada 15 Karang Taruna secara bergantian. Kami berharap, sepertiga dari yang mati suri itu bisa dihidupkan lagi,” ungkapnya.
Selama ini, sambungnya, banyak karang taruna yang masih mendapat bantuan dari pemerintah baik tingkat desa maupun kabupaten/kota. Bantuan yang diberikan bervariasi dan bergantung kekuatan dana dari masing-masing wilayah, antara Rp500.000 hingga Rp2 juta.
“Yang jelas, organisasi Karang Taruna tidak boleh berpolitik. Tetapi, kalau kadernya mau ikut parpol tidak masalah, asal jangan membawa gerbong Karang Taruna,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kolaborasi Donati Furniture dan SoulCha di GPFE 2026 Jogja hadirkan pengalaman unik: coba furnitur sambil menikmati matcha dalam satu ruang interaktif.
BNPB mencatat 53.971 rumah rusak akibat gempa 7,7 M di NTT. Sebanyak 19.006 rumah rusak berat dan data masih diverifikasi.
Redaksi kembali menghadirkan rangkuman Top Ten News Harianjogja.com edisi Minggu (23/8/2026) yang merangkum isu paling hangat dan strategis.
Sri Widiastuti, nasabah BPR Syariah Dharma Kuwera, memenangkan Mitsubishi Xpander setelah konsisten menabung sejak 2022.
Prabowo Subianto dijadwalkan menjadi saksi akad nikah Rizky Irmansyah dan Chika Yenalovi di JCC, Jakarta, Minggu (23/8/2026).
Sleman lolos seleksi nasional tahap II UCCN 2027 bidang Film dan memperkuat ekosistem perfilman untuk mendorong ekonomi kreatif daerah.