PDAM Sleman Petakan Wilayah Rawan Air Hadapi Kemarau Panjang
PDAM Sleman petakan wilayah rawan air saat kemarau 2026. Godean hingga Pakem berpotensi alami tekanan rendah.
http://www.harianjogja.com/baca/2013/06/26/produk-berbahaya-ini-rincian-1-732-item-produk-yang-dimusnahkan-bpom-420035/pemusnahan-produk-ilegal-2-desi-suryanto-jpg" rel="attachment wp-att-420036">http://images.harianjogja.com/2013/06/pemusnahan-produk-ilegal-2-Desi-Suryanto.jpg.jpg" alt="" />JOGJA-Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) http://www.harianjogja.com/baca/2013/06/26/produk-berbahaya-1-732-item-produk-berbahaya-senilai-rp2-miliar-dimusnahkan-420018" target="_blank">memusnahkan 1.732 item produk berbahaya yang berhasil disita sepanjang masa pengawasan pada 2009 hingga 2012. Seluruh produk tersebut senilai Rp2 Miliar.
Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) DIY Abdul Rahim, Rabu (26/6/2013) mengatakan selama ini temuan obat-obatan, kosmetik dan makanan berbahaya yang berhasil disita BPOM semuanya merupakan kiriman dari luar daerah.
Adapun produk yang dimusnahkan dari hasil pengawasan sepanjang 2009 hingga 2013 yaitu :
1. Obat yang tidak memenuhi ketentuan aturan sebanyak 235 item (24.457 kemasan)
2 Obat tradisional sebanyak 467 item (26.694 kemasan)
3. Kosmetik sebanyak 758 item (43.126 kemasan)
4. Produk pangan sebanyak 192 item (1.559 kemasan)
5. Suplemen makanan sebanyak 80 item (1.4440 kemasan)
Dijelaskan Rohim, strategi BPOM untuk mengawasi peredaran barang-barang berbahaya tersebut tidak hanya melalui supply reduction dan demand reduction, tetapi juga dari sisi sarana produksi serta distribusi yang ditindaklanjuti dengan cara mengamankan barang-barang tersebut.
“Pemusnahan ini dilakukan sebagai upaya untuk mereduksi barang-barang berbahaya di masyarakat. Kami berharap masyarakat benar-benar paham, sadar dan cerdas dalam memilih mahakanan dan obat-obatan. Periksa dan cermati produknya, jangan sampai mengkonsumi makanan dan obat-obatan ilegal,” ujar Rohim.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PDAM Sleman petakan wilayah rawan air saat kemarau 2026. Godean hingga Pakem berpotensi alami tekanan rendah.
PAD wisata Bantul baru Rp8,4 miliar hingga Mei 2026, turun dari tahun lalu. Faktor ekonomi dan kunjungan jadi penyebab.
DPAD DIY bersama DPRD DIY menggelar bedah buku bertajuk Menjadi Pemuda di Zaman yang Tak Mudah di Rompok Ndeso, Kuwaru RT 02, Kalurahan Poncosari, Bantul.
Wali Kota Jogja Hasto dorong kampung wisata jadi ruang belajar. Turis asing diusulkan ikut mengajar anak-anak.
Jadwal KRL Solo–Jogja Jumat 22 Mei 2026 kembali normal. Cek jam keberangkatan lengkap dari Palur hingga Tugu Jogja.
Perbankan DIY tetap stabil Maret 2026. Aset dan DPK tumbuh, tapi kredit justru turun 1,48%.