Samsung Galaxy Z Fold8, Flip8, Ultra Resmi, Ini Harga dan Speknya
Samsung Galaxy Z Fold8, Flip8, dan Fold8 Ultra resmi hadir. Simak spesifikasi layar, kamera, chipset, serta harga terbarunya di Indonesia.
Ilustrasi (JIBI/Solopos/Dok)
Harian Jogja.com, SLEMAN - Psikiater dan pemerhati remaja, Ida Rochmawati menilai para pelaku dimungkinkan memiliki gangguan kepribadian yang antisosial. Hal itu memerlukan pemeriksaan lebih lanjut baik dari sisi psikologi maupun psikiatri.
“Banyak alasan mengapa seseorang terlibat tindak kriminal. Secara psikologis remaja dalam fase pencarian jati diri suatu fase untuk menemukan eksistensi dirinya. Pengaruh lingkungan sangat besar terutama teman sebaya,” terangnya, Minggu (14/7/2013).
Ia menambahkan para pelaku pada umumnya loyal pada kelompoknya dan ingin mendapat pengakuan akan tindakannya. Akan tetapi mereka masih belum bisa berpikir panjang akan akibat dari perbuatannya. “Mereka masih berpikir di sini dan sekarang, here and now,“ imbuhnya.
Dalam kasus itu, lanjutnya, perlu analisa lebih dalam faktor yang mendasarinya. Karena menurutnya terlalu simpel ketika keberanian mereka hanya dikaitkan dengan hobi menonton film gengster Korea.
Kendati demikian jika hal itu menginspirasi memang sangat dimungkinkan. Pengaruh media massa dan tokoh idola bisa jadi faktor pemicu akan cara pandang mereka meski hanya salah satu faktor saja.
“Ada pendapat unik dari Timothy Brezina dan Volkan Topali dari Georgia State University Criminal Justice. Bahwa semakin tinggi kecenderungan remaja berpikir mereka mati muda, makin tinggi pula kecenderungan untuk terlibat dalam aktivitas kriminal dan kekerasan,” jelas Ida.
Ia menyarankan karena karakteristik remaja lebih loyal dengan teman sebaya, orangtua perlu melakukan pendekatan yang lebih setara.
Dalam pola interaksi orangtua menempatkan diri sebagai teman yang nyaman diajak berdiskusi bukan selalu menyalahkan. Sehingga remaja mau terbuka dan orang dewasa bisa menyampaikan pesan serta mengawalnya tanpa ada kesan menggawasi.
Tak hanya itu, lanjutnya, perlu juga orangtua atau orang dewasa mengenal karakter teman dekat remaja dan melakukan pendekatan dengan komunitas remaja. Pasalnya komunitas tersebut biasanya akan lebih berpengaruh dari pada figur guru dan orangtua.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Samsung Galaxy Z Fold8, Flip8, dan Fold8 Ultra resmi hadir. Simak spesifikasi layar, kamera, chipset, serta harga terbarunya di Indonesia.
Pedagang pasar tradisional Gunungkidul berkurang 30%-40% akibat perdagangan online, pedagang keliling, dan minimnya generasi penerus.
Ekshumasi Sutrimo telah dilakukan. Forensik tak menemukan luka, sementara polisi memeriksa 8 saksi dan menunggu hasil laboratorium.
BKSDA Jateng menerima tiga laporan kemunculan macan sepanjang Januari-Juli 2026 di tengah musim kemarau.
Komisi III DPR menyetujui 14 calon hakim agung dan hakim ad hoc MA setelah menjalani uji kelayakan dan kepatutan di DPR.
DPRD Klaten menjadwalkan pemilihan Wabup pada 26 Agustus 2026. Dua nama kader Gerindra berebut kursi yang kosong sejak Februari.