Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Api di Bromo
Kementerian Kehutanan terus mengintensifkan operasi terpadu untuk mengendalikan kebakaran hutan yang masih terjadi di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semer
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Aparat Kepolisian Resort Gunungkidul mengamankan ratusan botol minuman keras (miras) berbagai merk, Kamis (18/7/2013) malam. Di antara miras yang diamankan polisi ditemukan di dalam tanah.
Kasat Narkoba Polres Gunungkidul Ajun Komisaris Polisi Suharno Jumat (19/7/2013) mengatakan, dalam razia hari pertama Operasi Pekat (Penyakit Masyarakat) berhasil diamankan 250 botol miras yang dikemas dalam botol minuman kemasan dan tiga jeriken berisi 25 liter.
Selain miras, dua penjual miras pun ikut diamankan, masing-masing berinisial MR, 45, warga Desa Karangrejek, Kecamatan Wonosari dan YT, warga Desa Semanu, Kecamatan Semanu. “Kedua tersangka dikenakan tipiring [Tindak Pidana Ringan]” katanya.
Suharno menyatakan, untuk miras yang ditemukan di dalam tanah untuk mengelabuhi polisi tersebut di rumah milik MR. Saat polisi datang ke rumah MR sekitar pukul 20.00 WIB, awalnya polisi hanya menemukan beberapa boto miras.
Namun karena curiga polisi pun menyisir sekitar rumah MR. “Ternyata ada di dalam tanah” ungkap Faried.
Kapolres Gunungkidul AKBP Faried Zulkarnaen menegaskan, selama Ramadan akan terus digiatkan operasi Pekat demi menciptakan situasi kamtibmas. Miras, kata Faried merupakan salah satu bagian dari Pekat yang berdampak luas tidak hanya bagi peminum. Namun miras juga membahayakan bagi orang lain.
“Dampaknya tindak pidana. Maka, kita akan berantas [miras] baik dari pengedar, penjual maupun peminum” tegas Faried.
Faried menambahkan, dalam catatan Polres kedua tersangka kerap berurusan dengan polisi dan pengadilan. Keduanya mendapatkan pasokan miras dari wilayah Pracimantoro, Wonogiri Jawa Tengah.
“Kita juga akan perketat di wilayah perbatasan untuk menekan peredaran miras ini,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kementerian Kehutanan terus mengintensifkan operasi terpadu untuk mengendalikan kebakaran hutan yang masih terjadi di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semer
PBB menyebut wabah Ebola di RD Kongo menyebar cepat. Kasus mencapai 5.208 dengan 2.476 kematian, sementara kebutuhan dana terus meningkat.
Kejagung melimpahkan Yeka Hendra dan barang bukti ke JPU Kejari Jakarta Pusat untuk segera disidangkan terkait perkara korupsi ekspor CPO.
Kimi Antonelli menjadi yang tercepat di FP1 GP Belanda di Zandvoort. Simak hasil lengkap 10 besar dan kabar terbaru Max Verstappen.
Korban penipuan online di ASEAN naik menjadi 45% pada 2025. Di sisi lain, ekonomi digital Asia Pasifik diproyeksikan mencapai US$1,4 triliun.
Kemenpar merilis statistik pariwisata 2025 di 10 DPP dan 3 DPR. Simak daftar destinasi serta indikator yang menjadi perhatian pemerintah.