IHSG Melemah 0,12 Persen, Sektor Energi Jadi Penopang Penguatan Bursa
IHSG ditutup melemah 0,12% ke level 6.343,71. Di tengah koreksi bursa, saham sektor energi dipimpin CUAN, DSSA, dan PTRO justru menguat.
Harian Jogja.com, KULONPROGO - Upaya Pemerintah Kabupaten Kulonprogo untuk menyelesaikan kisruh pembagian Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) di wilayahnya melalui tim lobi belum berjalan efisien.
Tim lobi yang beranggotakan camat dan pemerintah desa (Pemdes) kesulitan dalam upaya melobi kaum berada yang dapat jatah BLSM agar bersedia mengembalikan Kartu Pelindung Sosial (KPS) kepada tim itu.
Hal itu seperti terjadi di Desa Bumirejo Lendah. Pemerintah Desa Bumirejo menyatakan kewalahan untuk menjalankan peran sebagai tim lobi. Dari KPS sebanyak 799 ada sebanyak 153 penerima yang merupakan keluarga berkategori mampu secara ekonomi.
"Kami sudah menyebar undangan sebanyak 153. Itu mengacu pada keseluruhan warga mampu yang dapat jatah BLSM. Tapi mereka [warga mampu] hingga saat ini menyatakan enggan datang ke balai desa untuk menerima sosialisasi tim lobi," ujar Kepala Desa Bumirejo, Klimun kepada Harian Jogja, Selasa (23/7/2013).
Rencananya, lanjut Klimun, Pemdes akan mengundang warga mampu penerima BLSM untuk datang ke balai desa menerima sosialisasi, Rabu (24/7/2013) ini. Hanya saja, respons negatif sudah mereka tunjukkan. Warga yang sudah terlanjur menerima KPS itu tidak menunjukkan sikap bakal memenuhi undangan.
"Kami cuma tinggal berharap mereka masih punya kesadaran. Kami sudah berusaha, tapi mereka tidak merespons positif. Tidak mungkin kami memaksa, itu hak mereka," tandas Klimun.
Di Desa Ngentakrejo, sosialisasi sudah dilakukan pekan lalu. Kades Ngentakrejo, Suprana mengatakan ada beberapa warganya yang bersedia mengembalikan KPS. Tapi dia enggan menyebut jumlah pastinya.
"Yang penting ada sedikit kesadaran warga mampu untuk mengembalikan KPS-nya, meski jumlahnya masih sedikit," papar Suprana.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
IHSG ditutup melemah 0,12% ke level 6.343,71. Di tengah koreksi bursa, saham sektor energi dipimpin CUAN, DSSA, dan PTRO justru menguat.
Pemkab Sleman mendukung PSS dengan penambahan fasilitas Stadion Maguwoharjo. Tim kementerian telah meninjau stadion.
Layanan investasi emas di BRImo didukung oleh PT Pegadaian (Persero) sebagai pelopor layanan Bank Emas (Bullion Bank) di Indonesia
Lomba Lukis Anak DIY-Kyoto 2026 digelar di Sleman pada 23 Agustus. Sebanyak 20 peserta terbaik akan mewakili Sleman di tingkat DIY.
Presiden Prabowo Subianto meluncurkan motor listrik nasional (Molinas) beserta ekosistem pendukungnya yang diproduksi PT Ilectra Motor Group (ALVA), Cikarang
Prabowo menyiapkan skema tukar tambah motor bensin dengan motor listrik serta pembiayaan bunga rendah untuk masyarakat.