Waspada, WHO Tetapkan Ebola Kongo-Uganda Darurat Kesehatan Global
WHO menetapkan wabah Ebola di Kongo dan Uganda sebagai darurat kesehatan global akibat risiko penyebaran lintas negara.
Harian Jogja.com, KULONPROGO - Upaya Pemerintah Kabupaten Kulonprogo untuk menyelesaikan kisruh pembagian Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) di wilayahnya melalui tim lobi belum berjalan efisien.
Tim lobi yang beranggotakan camat dan pemerintah desa (Pemdes) kesulitan dalam upaya melobi kaum berada yang dapat jatah BLSM agar bersedia mengembalikan Kartu Pelindung Sosial (KPS) kepada tim itu.
Hal itu seperti terjadi di Desa Bumirejo Lendah. Pemerintah Desa Bumirejo menyatakan kewalahan untuk menjalankan peran sebagai tim lobi. Dari KPS sebanyak 799 ada sebanyak 153 penerima yang merupakan keluarga berkategori mampu secara ekonomi.
"Kami sudah menyebar undangan sebanyak 153. Itu mengacu pada keseluruhan warga mampu yang dapat jatah BLSM. Tapi mereka [warga mampu] hingga saat ini menyatakan enggan datang ke balai desa untuk menerima sosialisasi tim lobi," ujar Kepala Desa Bumirejo, Klimun kepada Harian Jogja, Selasa (23/7/2013).
Rencananya, lanjut Klimun, Pemdes akan mengundang warga mampu penerima BLSM untuk datang ke balai desa menerima sosialisasi, Rabu (24/7/2013) ini. Hanya saja, respons negatif sudah mereka tunjukkan. Warga yang sudah terlanjur menerima KPS itu tidak menunjukkan sikap bakal memenuhi undangan.
"Kami cuma tinggal berharap mereka masih punya kesadaran. Kami sudah berusaha, tapi mereka tidak merespons positif. Tidak mungkin kami memaksa, itu hak mereka," tandas Klimun.
Di Desa Ngentakrejo, sosialisasi sudah dilakukan pekan lalu. Kades Ngentakrejo, Suprana mengatakan ada beberapa warganya yang bersedia mengembalikan KPS. Tapi dia enggan menyebut jumlah pastinya.
"Yang penting ada sedikit kesadaran warga mampu untuk mengembalikan KPS-nya, meski jumlahnya masih sedikit," papar Suprana.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
WHO menetapkan wabah Ebola di Kongo dan Uganda sebagai darurat kesehatan global akibat risiko penyebaran lintas negara.
BGN menegaskan Program Makan Bergizi Gratis tidak membagikan susu formula untuk bayi usia 0-6 bulan dan tetap mengutamakan ASI eksklusif.
Catcrs menggandeng market maker dan broker institusional untuk memperkuat likuiditas dan stabilitas perdagangan aset digital.
Arema FC menang 3-1 atas PSIM Yogyakarta di laga terakhir BRI Super League 2026. Joel Vinicius cetak gol cepat menit ke-2.
Operasi gabungan di Bantul mengamankan 2.060 batang rokok ilegal tanpa pita cukai di Pleret dan Banguntapan.
Komisi Yudisial memantau sidang dugaan pembunuhan mahasiswi di Pantai Nipah, NTB, untuk memastikan hakim menjalankan kode etik.