Anggaran Paskibraka Jateng Dipangkas, Kuota Tetap 45 Orang
Anggaran Paskibraka Jateng 2026 turun menjadi Rp500 juta-Rp600 juta. Kuota 45 peserta tetap dipertahankan untuk upacara HUT RI.
Harianjogja.com, JOGJA—Bagi Anda wisatawan yang masih ada di Jogja, jangan lewatkan Pasar Ngasem sebagai daerah tujuan wisata di Kota Gudeg.
Di pasar tradisional ini ada oleh-oleh klasik yang dapat dibawa pulang khususnya bagi wisatawan luar DIY.
Pasar yang terletak di dekat wisata Pulo Cemeti Tamansari dan hanya sekitar 400 meter barat Kraton ini tidak jauh beda dengan pasar tradisional lain.
Di pasar yang dulu dikenal dengan pasar burung tersebut, kini dijajakan barang-barang kebutuhan pokok seperti sayur mayur, buah-buahan, maupun berbagai bahan makanan. Hanya saja berbelanja di pasar ini pengunjung dapat menikmati berbagai keuntungan.
Keuntungan pertama, letaknya sangat dekat dengan Tamansari maka pengunjung dapat menyaksikan tembok-tembok besar atau bangunan luar Tamansari sambil berbelanja.
Bagi yang lelah maupun lapar dapat menikmati aneka jajanan tradisional di sini. Jangan ketinggalan, di pasar ini ada makanan tradisional apem beras yang cukup melegenda.
Apem beras Ibu Wanti namanya. Kudapan ini dapat menjadi pilihan oleh-oleh bagi wisatawan luar DIY.
"Apem beras ini ya istilahnya makanan Kraton. Kraton biasanya membuat serabi untuk menandakan bulan Ruwah (sebelum puasa). Kalau liburan seperti ini banyak dari luar kota yang beli. Karena di luar kota kan tidak ada," ucap Yuli Setyaningsih, pedagang serabi beras Ibu Wanti, Rabu (14/8/2013).
Yuli menambahkan Apem beras di pasar Ngasem sudah puluhan tahun ada. Apem beras ini merupakan usaha turun temurun dari neneknya. Yuli mengaku terus menjaga cita rasa seperti aslinya. Apem beras ini hanya dijajakan di tiga tempat yaitu pasar Ngasem, Kotagede dan Prawirotaman.
"Paling disukai itu yang isinya kelapa. Kami kelapanya benar-benar muda. Jadi kalau dimakan nyus. Apem ini bisa bertahan dua hari," imbuh Yuli.
Dari pasar Ngasem, pengunjung dapat melanjutkan ke beberapa tempat wisata lain tanpa harus menempuh jarak jauh. Tidak jauh dari pasar Ngasem ada sentra kaos, batik, dan juga oleh-oleh khas Jogja yakni Jalan Rotowijayan.
Untuk ke Kraton, pengunjung bisa menempuhnya dengan berjalan kaki atau naik becak dan menikmati perjalanan ke sekitar Alun-alun maupun ke beberapa toko batik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Anggaran Paskibraka Jateng 2026 turun menjadi Rp500 juta-Rp600 juta. Kuota 45 peserta tetap dipertahankan untuk upacara HUT RI.
Sebanyak 68 foto jurnalistik ANTARA dipamerkan di Titik Nol Kilometer Jogja pada 14-21 Agustus untuk menyemarakkan HUT Kemerdekaan RI.
Pemerintah menargetkan pembiayaan RAPBN 2027 sebesar Rp671,2 triliun, turun 8,6% dari outlook 2026 yang mencapai Rp734,3 triliun.
Imigrasi Parepare mendeportasi WN Malaysia yang overstay 101 hari melalui jalur laut dari Parepare-Nunukan menuju Tawau.
RAPBN 2027 menargetkan pendapatan Rp3.426 triliun dan belanja Rp4.097,2 triliun, dengan defisit dipersempit menjadi 2,4% terhadap PDB.
Gempa M7,7 mengguncang Flores dan terasa kuat di Sikka. Bupati Sikka meminta warga tenang serta waspada terhadap potensi tsunami.