Bukan Sekadar Buka Lomba, Wawali Astrid Turun ke Sungai dan Mancing Bareng Warga
Wawali Surakarta Astrid Widayani ikut lomba mancing bersama warga di Sungai Toklo. Ia mengajak warga menjaga kebersihan sungai.
Harianjogja.com, JOGJA-Pada bulan ini, guru di Kota Jogja akan dinilai oleh para assessor (guru senior) di sekolah masing-masing.
Kegiatan yang dinamanan Penilaian Kinerja Guru (PKG) ini dilakukan untuk mengukur kinerja dan meningkatkan kualitas guru.
Kepala Bidang Pendidikan Menengah Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Jogja, Suhartati menyebutkan kegiatan ini sesuai dengan Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, No. 16/2009 tentang Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya.
“Peraturan menteri yang efektif dilaksanakan tahun 2013 ini. Selain bertujuan sebagai syarat kenaikan pangkat dan mengajukan tunjangan profesi,” ungkapnya, Sabtu (17/8).
Dengan demikian, diharapkan guru menyiapkan persyaratan baik jadwal mengajar, program tahunan, program semester, silabus berkarakter, RPP (rencana pelaksanaan pembelajaran), jurnal mengajar, bukti keikutan di masyarakat, bukti prestasi, bukti mengikuti diklat, seminar dan sebagainya.
“PKG ini banyak aspek yang dinilai. Tidak hanya masa kerja dan usia, tetapi kinerja dan kompetensinya. Ini sesuai Surat Keputusan Bersama (SKB) 5 Menteri tentang penataan dan pemerataan Guru PNS,” terangnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Wawali Surakarta Astrid Widayani ikut lomba mancing bersama warga di Sungai Toklo. Ia mengajak warga menjaga kebersihan sungai.
Jadwal MotoGP Jepang 2026, Bagnaia harus melalui Q1. Cek jam FP2, Q1, Q2, Sprint, dan balapan utama di Motegi.
Ferran Torres meninggalkan Timnas Spanyol karena cedera pergelangan kaki. Carlos Espi dipanggil untuk laga Nations League.
HP hilang di kereta? Segera kunci perangkat, lacak lokasi, amankan akun, hubungi operator, dan hapus data jika diperlukan.
Bank BPD DIY kembali menggelar Malioboro Run 2026 bertema Culture on Track dengan lebih dari 8.000 peserta dan rute yang melewati sejumlah ikon budaya Jogja
Mahasiswa UII mengembangkan RespiraTB, wearable berbasis sensor accelerometer untuk skrining awal gejala TBC secara real-time.