Waspada, WHO Tetapkan Ebola Kongo-Uganda Darurat Kesehatan Global
WHO menetapkan wabah Ebola di Kongo dan Uganda sebagai darurat kesehatan global akibat risiko penyebaran lintas negara.
Ilustrasi KTP (Dok/JIBI/Solopos)
Harianjogja.com, SLEMAN- Penilaian Kinerja Pelayanan Publik oleh Tim Penilai Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Pemerintah Kabupaten Sleman masih dibawah Kodya Jogja. Hal ini dikatakan Kabag Humas Setda Sleman, Endah Sri Widiastuti saat dihubungi Harian Jogja, Sabtu (14/9).
Penilaian kinerja pelayanan public ini melihat dua bidang penilaian, yakni kinerja penanggung jawab dan pembina pemerintah daerah serta penilaian kinerja unit pelayanan publik. Meskipun berada diurutan ke dua, namun raihan ini sesuai dengan target yang diharapkan.
“Walaupun hanya menduduki peringkat dua, namun dari hasil yang diraih ini dapat menjadi pengungkit bagi Pemkab Sleman untuk terus berbenah dalam meningkatkan kinerja pelayanan publik. Diharapkan, tahun depan kinerja pelayanan publik dapat lebih baik dari tahun ini,” kata Endah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
WHO menetapkan wabah Ebola di Kongo dan Uganda sebagai darurat kesehatan global akibat risiko penyebaran lintas negara.
Polda DIY lakukan asistensi kasus Shinta Komala di Sleman. Dua perkara diusut, polisi pastikan penanganan sesuai SOP.
DPRD DIY memastikan tidak ada pemberhentian guru non-ASN. Penugasan diperpanjang hingga 2026, kesejahteraan tetap dijaga.
Jumlah menara telekomunikasi di Bantul capai 300 unit. Diskominfo sebut minat investasi mulai menurun seiring kebutuhan yang tercukupi.
X batasi unggahan hanya 50 per hari untuk akun gratis. Kebijakan ini dorong pengguna beralih ke layanan berbayar.
Jalan rusak menuju Gua Pindul Gunungkidul dikeluhkan warga. Perbaikan dijadwalkan Juli-Agustus namun belum menyeluruh.