Tertib Arsip Persempit Celah Penyimpangan Anggaran
Pengelolaan arsip yang tertib dan autentik dinilai menjadi salah satu langkah penting untuk mempersempit celah penyimpangan anggaran di lingkungan pemerintahan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Seniman lukis Gunungkidul, Intan GS Bono, 52, Minggu (15/9/2013) siang tutup usia.
Pelukis yang tinggal di Desa Ngunut, Kecamatan Playen ini menghembuskan nafas terakhir di rumah sakit Nur Rohmah Playen sekitar pukul 13.30 WIB karena penyakit paru-paru yang sudah lama di deritanya.
Menurut Julian Arif Umar, salah satu keponakannya, Bono mengeluhkan sesak napas sejak lama, namun ia menolak setiap kali diajak berobat oleh keluarganya maupun sahabat-sahabatnya. Seminggu terakhir kondisi kesehatan Bono memburuk.
Sabtu (14/9/2013) Bono masuk rumah sakit. “Semalaman dia minta ditunggui keluarganya, katanya merasa takut,” kata Julian yang juga sebagai murid Bono.
Nama Intan GS Bono dikenal setelah karya-karya lukisnya diminati di luar negeri ketimbang di negeri sendiri. Seniman lukis dengan keterbatasan fisik (tinggi badan 50 sentimeter) ini pandai melukis tanpa guru sehingga melekat pada namanya. Indahnya Tanpa Guru Subono (Intan GS Bono). Karya-karyanya diminati di Jepang, Australi, Malaysia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pengelolaan arsip yang tertib dan autentik dinilai menjadi salah satu langkah penting untuk mempersempit celah penyimpangan anggaran di lingkungan pemerintahan
Penumpang KA jarak jauh di Daop 6 Jogja naik 23% saat libur Maulid Nabi. Total 47.833 penumpang tercatat hingga Selasa siang.
China menolak ikut kampanye sanksi AS terhadap Iran. Beijing memilih mempertahankan hubungan dengan Teheran karena kepentingan energi dan strategis.
Perda Kota Layak Anak Jogja segera disahkan. DPRD mendorong perlindungan anak lintas sektor, data terintegrasi, dan fasilitas ramah anak.
Pidato Prabowo di Senayan menyoroti capaian ekonomi, investasi, MBG, kemiskinan, hingga pemerataan pembangunan setelah 21 bulan pemerintahan.
Sebanyak 17 pengurus PSI Gunungkidul pindah ke NasDem. Mereka mengaku kecewa setelah tak lagi masuk dalam kepengurusan baru PSI.