Ditlantas Polda DIY: Pengemudi Taksi Jangan Main Hakim Sendiri
Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta meminta tidak ada aksi main hakim sendiri antara pengemudi taksi konvensional dan taksi berbasis aplikasi
Harianjogja.com, JOGJA-Korban sindikat penipuan calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang melapor ke Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY)-Jawa Tengah kembali bertambah, yaitu berasal dari warga Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.
Warga berinisial E tersebut melapor ke Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Perwakilan DIY-Jawa Tengah karena merasa tertipu oleh oknum yang mengaku mampu memasukkannya sebagai pegawai di lingkungan Dirjen Pajak.
"Selain saya, suami saya [TM] dan ibu saya serta 15 orang lainnya juga menjadi korban penipuan. Tidak semuanya akan dimasukkan sebagai pegawai negeri sipil, tetapi ada yang tertipu bantuan usaha mikro kecil menengah (UMKM) dan jual beli mobil pelat merah," kata E saat mengadu ke ORI Perwakikan DIY-Jawa Tengah di Jogja, Jumat (28/9/2013).
Ia mengaku sudah mengeluarkan uang sebesar Rp205 juta, sedangkan suaminya telah mengeluarkan uang Rp150 juta dan ibunya mengeluarkan dana Rp50 juta.
"Dari 18 orang yang tertipu ini, total dana yang sudah dikeluarkan mencapai Rp2,6 miliar," ungkapnya yang menyebut penyerahan uang dilakukan secara tunai dan transfer.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta meminta tidak ada aksi main hakim sendiri antara pengemudi taksi konvensional dan taksi berbasis aplikasi
361 jemaah haji Gunungkidul dipastikan sehat dan siap menjalani puncak ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina
Ducati jual fairing asli MotoGP GP25 Márquez dan Bagnaia lewat MotoGP Authentics untuk kolektor
Meta PHK 8.000 karyawan di tengah investasi besar AI meski perusahaan catat laba tinggi
Pembangunan akses keluar-masuk (ramp on/off) dan Gerbang Tol Trihanggo di area Simpang Kronggahan, Sleman terus bergulir. Proyek konstruksi yang menjadi bagian
Survei State of Motherhood 2026 ungkap rumah tangga bisa kacau dalam 1–2 hari tanpa peran ibu