Olah Sampah Jadi Energi, Pekerja GO-SARI Kini Dilindungi BPJamsostek
Program GO-SARI mengolah sampah menjadi energi sekaligus membuka manfaat ekonomi bagi masyarakat. Kini para pekerjanya mendapat perlindungan BPJS Ketenagakerjaa
Harianjogja.com, SLEMAN-Sebanyak 49 unit kegiatan mahasiswa (UKM) di Universitas Gadjah Mada (UGM) meramaikan Gelanggang Expo 2013. Kegiatan tersebut digelar selama tiga hari, 3-5 Oktober 2013 di Gelanggang Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM).
Ketua Panitia Gelanggang Expo 2013, Aulia Setyo mengatakan, Gelanggang Expo 2013 mengusung tema Arungi Gelanggang Ekspresi. Setiap UKM, lanjutnya, menampilkan profil unit masing-masing.
“Kami berharap, melalui kegiatan ini mahasiswa baru bisa mengenal lebih jauh berbagai unit kegiatan yang di sini,” ujarnya di sela-sela pembukaan Gelanggang Expo 2013, Kamis (3/10/2013).
Dia berharap, mahasiswa baru berminat untuk bergabung dalam kegiatan mahasiswa. Tak tanggung, sebanyak 49 UKM yang terbagi dalam empat kluster yakni minat khusus, olahraga, seni dan kerohanian mengikuti ekspo tersebut.
Selain diikuti UKM, kegiatan tersebut juga diikuti enam komunitas mahasiswa di lingkungan UGM. Seperti, komunitas Pager (pecinta reptil), AIESEC (gabungan mahasiswa ekonomi di Indonesia) dan Gamabunta (komunitas pecinta budaya Jepang).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Program GO-SARI mengolah sampah menjadi energi sekaligus membuka manfaat ekonomi bagi masyarakat. Kini para pekerjanya mendapat perlindungan BPJS Ketenagakerjaa
Kabar duka: Ibunda Deddy Corbuzier, Heniwaty, meninggal dunia pada 26 Agustus 2026. Deddy ungkapkan ikhlas, "Hanya cinta yang lebih sedikit". Banjir doa dari ar
Hyundai Ioniq V mulai Rp311 juta di Tiongkok dengan jarak tempuh hingga 650 km dan teknologi AI serta ADAS L2+.
Mantan polisi yang tinggal di Seoul ditangkap atas dugaan membunuh istrinya di Jeju saat proses perceraian berlangsung.
Rupiah menguat ke Rp17.670 per dolar AS, mengikuti ringgit dan pasar Asia setelah harga minyak turun akibat perkembangan Selat Hormuz.
Pelajar SMA/SMK di DIY didorong menjadi kader pencegah kejahatan jalanan yang dinilai dapat memicu dampak sosial dan ekonomi.