Mendagri Soroti Tim Sukses Jadi Honorer, Bebani APBD Daerah
Mendagri Tito Karnavian menyoroti banyak tim sukses masuk tenaga honorer hingga membebani APBD dan meningkatkan belanja pegawai daerah.
Harianjogja.com, NGAGLIK- Petani tembakau di Kabupaten Sleman merugi jutaan rupiah karena cuaca yang tidak menentu. Hasil panen tembakau berkualitas buruk karena kandungan air masih tinggi.
Salah satu petani tembakau asal Ngaglik, Rubiyo mengatakan panenan kali ini kurang maksimal. Bahkan banyak daun tembakau yang membusuk awal karena kandungan air dalam tanah masih banyak.
“Yang jelas kami rugi hampir Rp10 juta untuk panen tembakau satu petak sawah saja [Sekitar 1.000 meter persegi]. Untungnya kami tidak seluruhnya menanam tembakau, karena sebagian kami selingi dengan ketela,” kata Rubiyo di Dusun Sedan, Desa Sariharjo, Kecamatan Ngaglik, Senin (28/10/2013).
Rubiyo menambahkan, cuaca kemarau basah tahun ini membuat tanaman tembakau rentan pada penyakit. Banyak penyakit yang muncul karena cuaca kemarau basah kali ini. Terlebih pada dua bulan terakhir sinar matahari tidak terik dengan maksimal.
“Pada tahun ini nyaris tidak ada panen daun tembakau sama sekali. Jikapun ada, hasil daunnya kecil-kecil dan kurang maksimal jika di jual,” kata Rubiyo yang mengaku harga jual saat ini sangat murah hanya Rp50.000 untuk satu kilogram tembakau kering.
Ketua Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Sleman, Suwarji mengatakan memang petani tembakau saat ini nyaris tidak panen. Belum lagi harga daun tembakau turun drastis bukan hanya karena kualitas buruk.
“Tahun ini virus pemakan batang tembakau kembali datang. Ini belum ada obatnya dan mengatasinya harus rutin didatangi dan dipotong bagian dahan yang terkena virus agar tidak menyebar. Namun sejauh ini rupanya tetap panenan kurang maksimal,” kata Suwarji.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Mendagri Tito Karnavian menyoroti banyak tim sukses masuk tenaga honorer hingga membebani APBD dan meningkatkan belanja pegawai daerah.
Harga mawar di Rawa Belong melonjak hingga Rp170 ribu per ikat akibat kelangkaan stok dan tingginya permintaan musim wisuda.
99 pendonor DIY terima penghargaan usai 75 kali donor darah. Aksi kemanusiaan ini jadi inspirasi di Hari Donor Sedunia
Ramadhipa raih kemenangan perdana Moto3 JuniorGP 2026 di Estoril usai duel sengit hingga lap terakhir.
Kalurahan Bendung, Gunungkidul mewajibkan warga memasang kentongan untuk meningkatkan keamanan lingkungan dan menjaga tradisi..
Konkurs Perkutut Piala Paku Alam X di Bantul diikuti 294 peserta dari berbagai daerah, dorong pelestarian budaya dan pariwisata DIY.