Profil Aris Prasena, dari Bappeda hingga Pimpin Dinas PUP-ESDM DIY
Aris Prasena resmi menjadi Kepala Dinas PUP-ESDM DIY. Simak profil, pendidikan, perjalanan karier, hingga tugas strategisnya.
Harianjogja.com, SLEMAN - Mayat tanpa identitas ditemukan di salahsatu pekarangan Jalan Tasura, Rt 11 Rw 10, Dusun Pugeran, Desa Maguwoharjo, Depok, Sleman, Selasa (29/10/2013).
Ketua Rt 11 Rw 10, Dusun Pugeran, Wagito menjelaskan ia mendapatkan laporan dari salahsatu pemulung yang mencari rongsok di pekarangan penuh semak belukar itu. Setelah melakukan pengecekan, kata dia, diketauhi ada sesosok mayat jenis kelamin perempuan dengan posisi telentang.
"Saya mendapatkan laporan sekitar pukul 08.00 WIB, saya datangi, karena berada di semak-semak, sempat saya raba tapi memakai kayu untuk memastikan itu manusia atau boneka. Ternyata mayat," ujarnya saat ditemui Harianjogja.com di lokasi penemuan mayat.
Menurut Wagito tidak ada identitas yang ditemukan di tubuh mayat. Ia juga memastikan bahwa mayat tersebut bukan merupakan warganya.
Pihaknya kemudian melaporkan peristiwa itu ke Polsek Depok Timur. Sekitar pukul 08.30 kepolisian bersama tim identifikasi Polres Sleman datang ke TKP. Mayat kemudian diangkut menggunakan ambulan sekitar pukul 09.30 wib ke RSUD Sardjito. Hingga berita ini diturunkan kepolisian masih melakukan olah TKP.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Aris Prasena resmi menjadi Kepala Dinas PUP-ESDM DIY. Simak profil, pendidikan, perjalanan karier, hingga tugas strategisnya.
Jadwal Kereta Bandara YIA Kulonprogo hari ini tersedia untuk layanan Reguler dan Xpress. Cek jam keberangkatan YIA-Tugu Jogja dan sebaliknya.
Jadwal KRL Palur-Jogja Kamis 20 Agustus 2026 tersedia dari pagi hingga malam. Simak waktu keberangkatan di setiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 20 Agustus 2026 tersedia pagi hingga malam. Cek waktu keberangkatan dari tiap stasiun menuju Palur.
Sarana olahraga Sleman masih terkendala. Fasilitas dayung dan renang belum sesuai kebutuhan atlet menjelang Porda DIY XVIII 2027.
Pemda DIY menyalurkan Rp1 miliar untuk NTT terdampak gempa dan membantu mahasiswa asal NTT di Jogja melalui pangan serta keringanan kuliah.