MAHASISWA UIN RUSUH : Tolak Uang Kuliah Tunggal, Pecahkan Kaca Rektorat

Sunartono
Sunartono Rabu, 06 November 2013 18:55 WIB
MAHASISWA UIN RUSUH : Tolak Uang Kuliah Tunggal, Pecahkan Kaca Rektorat

Harian Jogja/Gigih M. Hanafi Kaca pintu masuk gedung pusat administrasi UIN pecah akibat unjukrasa yang dilakukan mahasiswa yang menolak Sistem Uang Kuliah Tunggal yang diberlakukan di Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga di Kompleks Kampus UIN Sunan Kalijaga, Sleman, Rabu (6/11).

Harianjogja.com, SLEMAN-Sedikitnya 50 mahasiswa UIN Sunan Kalijaga Jogja menggeruduk rektorat setempat, Rabu (6/11/2013) sore. Mereka melakukan aksi penolakan terhadap rencana pemberlakuan Uang Kuliah Tunggal (UKT).

Pantauan Harianjogja.com massa merangsek masuk ke dalam gedung rektorat di lantai satu untuk menemui rektor UIN Sunan Kalijaga Musa Asy'ari. Tetapi karena rektor sedang keluar kota maka tiga wakil rektor menemui para mahasiswa.
Mereka adalah Wakil Rektor I Sekar Ayu Aryani, Plh Wakil Rektor II Wariyono dan Wakil Rektor III Maksudin. Para mahasiswa secara bergantian menggelar orasi di depan para wakil rektor yang menunggu untuk diberikan kesempatan memberikan jawaban atas tuntutan.

"Kita harus menolak UKT karene memberatkan," ujar salah satu mahasiswa dalam orasinya.

Sekitar lebih 30 menit berlangsung demonstrasi, tiba-tiba memanas. Mahasiswa membakar dua ban di dalam gedung rektorat hingga api membumbung tinggi.
Karena dinilai membahayakan, seorang satpam setempat memadamkan api dengan alat pemadam. Kendati demikian hal itu membuat situasi kian memanas. Sejumlah mahasiswa melempari dan memecah kaca almari besar yang biasa dipergunakan sebagai papan informasi karya tulis.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Maya Herawati
Maya Herawati Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online