BPJS Ketenagakerjaan Dukung Warga Binaan di Kulonprogo Kembali Produktif
Balai Latihan Kerja Adhyaksa Mandiri Kulon Progo dan BPJS Ketenagakerjaan memberi kesempatan kedua lewat pelatihan kerja dan akses perlindungan jaminan sosial.
JIBI/SOLOPOS/Dwi Prasetya RUSUNAWA- Pekerja dibantu alat berat menyelesaikan proses pembangunan Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) di jl KH Maskur Jebres Solo, Selasa (12/4). Pekerja menyelesaikan proses pembangunan sarana pendukung antara lain, listrik, pagar keliling, paving, serta bangunan lahan parkir sebelum dapat ditempati masyarakat dengan menelan dana sekitar Rp 12 miliar.
Harianjogja.com, JOGJA- Universitas Gajah Mada (UGM) membangun rumah susun untuk asrama mahasiswa. Asrama baru ini bisa menampung 600 orang.
Rektor UGM, Prof. Pratikno menjelaskan pembangunan asrama mahasiswa penting bagi UGM untuk menampung mahasiswa selama menempuh studi.
Saat ini, UGM memiliki 56.900 mahasiswa. Dari jumlah tersebut sebanyak 45.000 mahasiswa tinggal bersama masyarakat.
Pratikno mengatakan pembangunan asarama baru dapat menampung sebanyak 600 mahasiswa.
Sementara saat ini terdapat 800 mahasiswa yang tersebar di empat asrama mahasiswa yaitu Bulaksumur Residence, Darmaputera, Cemata Lima dan Ratnaningsih.
Pembangunan asrama, dikatakan Pratikno, selain untuk mendekatkan mahasiswa baru dengan kampus juga untuk memfasilitasi interkasi mahasiswa dari berbagai daerah.
"Kami menargetkan 12.000 mahasiswa bisa tinggal di asrama. Tapi, saat ini kami hanya bisa menampung 600 mahasiswa, kalau asrama yang ini selesai dibangun jumlahnya bertambah menjadi 1.200 mahasiswa," terangnya.
Di tempat yang sama, Menteri Pekerjaan Umum (PU) Djoko Kirmanto, pembangunan rumah susun asrama mahasiswa Kinanti 2 dan 3 merupakan kerjasama antara Kementrian PU dengan UGM.
Pembangunan dilakukan dalam bentuk dua twin block setinggi lima lantai dengan 200 kamar. Rumah susun tersebut merupakan tipe 24 yang pembangunannya menelan biaya sebesar Rp26 miliar. Pembangunan ditargetkan selesai pada Mei 2014 mendatang.
Djoko mengatakan, pembangunan rumah susun asrama tersebut sebagai bentuk dukungan Kementrian PU kepada UGM untuk membina mahasiswa yang heterogen.
Melalui asrama diharapkan mahasiswa dari beragam latar belakang suku dan agama saling berinteraksi dalam kebersamaan yang harmonis. "Rusun mahasiswa ini diharapkan bisa menjadi sarana pembinaan kebinekaan," katanya.
Ditambahkan Djoko, pembangunan rusun mahasiswa tersebut juga ditujukan untuk membantu pemerintah Kabupaten Sleman dalam penataan pemukiman perkotaan. Sebab, dengan semakin tumbuhnya jumlah penduduk maka pembangunan juga akan terus berkembang.
“Harapannya pembangunan rusun ini bisa ikut mencegah dan mengatasi pemukiman kumuh sebagai dampak bertambahnya mahasiswa baru UGM,” imbuhnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Balai Latihan Kerja Adhyaksa Mandiri Kulon Progo dan BPJS Ketenagakerjaan memberi kesempatan kedua lewat pelatihan kerja dan akses perlindungan jaminan sosial.
DPR menggelar uji kelayakan terhadap 15 calon Dewas LPP RRI masa jabatan 2026-2031 pada Rabu, 7 Oktober 2026.
Argentina menang 3-0 atas Benin. Lionel Messi mencetak satu gol dan dua assist dalam laga terakhirnya bersama timnas Argentina.
Kejagung menyiapkan 34 jaksa untuk menuntut eks Jampidsus Febrie Adriansyah, termasuk sejumlah jaksa berpengalaman di KPK.
RUU Pelindungan Ketenagakerjaan memperkuat hak pekerja, prinsip nondiskriminasi, sertifikasi kompetensi, serta melarang penahanan ijazah.
Trump mengklaim aliran minyak melalui Selat Hormuz telah pulih dan mencapai level yang sama atau melampaui sebelum perang dengan Iran.