Kolaborasi Donati-SoulCha di GPFE 2026 Jogja, Pameran Jadi Lebih Hidup
Kolaborasi Donati Furniture dan SoulCha di GPFE 2026 Jogja hadirkan pengalaman unik: coba furnitur sambil menikmati matcha dalam satu ruang interaktif.
Harianjogja.com, SLEMAN-Komitmen pemerintah untuk mengembangkan mobil listrik nasional masih dipertanyakan. Padahal, dukungan pemerintah ini sangat diperlukan untuk kejelasan dan keberlangsungan nasib mobil listrik nasional.
Menurut Pakar Transportasi dari Pusat Studi Transportasi dan Logistik (Pustral) Universitas Gadjah Mada (UGM), terwujudnya produksi mobil listrik di Indonesia tergantung komitmen dari pemerintah.
Indonesia, lanjutnya, sedang berpacu dengan waktu untuk mewujudkan kemandirian secara teknologi. "Kalau pemerintah berkomitmen untuk menurunkan gas emisi, bulan depan bisa. Kalau kita tidak ingin terus dijajah secara teknologi oleh bangsa lain, ayo lakukan sekarang. Harus ada kemauan dari pemerintah," ujar Ketua Masyarakat Transportasi Indonesia di UC UGM, Kamis (21/11/2013).
Hal senada disampaikan oleh perancang mobil listrik nasional Dasep Ahmadi. Menurutnya, dorongan politik untuk mewujudkan mobil listrik massal harus kuat.
"Di awal, pemerintah sudah mendukung tapi kejelasan dan tindak lanjut nyata masih belum jelas," paparnya pada acara Focus Group Discussion Pembentukan Holding Company Mobil Listrik Nasional.
Dukungan serta komitmen pemerintah ini diperlukan terkait dengan kebijakan (regulasi) tentang mobil listrik. Selain persoalan komitmen, Dasep menilai kebijakan mobil listrik nasional belum fokus dan menyebar dengan melibatkan banyak perguruan tinggi. Menurut Dasep mobil listrik tidak hanya menjadi isu utama di Indonesia tapi sudah menjadi isu global.
"Indonesia sebenarnya bisa mandiri terkait komponen industri mobil listrik. Kita siap misalnya ada pesanan hingga 5000 sekalipun. Jadi yang terpenting itu komitmen dan jelas pangsa pasarnya," urainya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kolaborasi Donati Furniture dan SoulCha di GPFE 2026 Jogja hadirkan pengalaman unik: coba furnitur sambil menikmati matcha dalam satu ruang interaktif.
CKG Lansia digelar tiap tiga bulan di 45 kelurahan Kota Jogja untuk mendeteksi dini penyakit dan memperkuat kesehatan lansia.
MK menggelar sidang pengucapan putusan atau ketetapan 17 perkara pada Jumat pukul 14.00 WIB, termasuk uji KUHP dan UU Polri.
BPH Migas menyebut distribusi B50 sejak 1 Juli 2026 berjalan lancar dan kendaraan dapat menggunakannya secara normal.
Studi Formasi Nanggulan di Kulonprogo mengungkap keunikan batuan endapan badai purba yang menarik untuk terus diteliti.
DPRD Kulonprogo mendorong pemutakhiran data desil secara berkala dengan melibatkan kalurahan dan verifikasi langsung di lapangan.