Bursa Mineral Prabowo Didukung APNI, Ini Syaratnya
APNI mendukung BMKS gagasan Prabowo. Bursa mineral dinilai bisa mengubah posisi Indonesia dari price taker menjadi market maker.
Ilustrasi keributan (JIBI/Solopos/Dok)
Harianjogja.com, KULONPROGO-Ngadimun, 45, warga Dusun Kadisono, Desa Guwosari, Kecamatan Pajangan, Bantul, tewas dikeroyok warga setelah tepergok mencuri ayam di rumah Sutiyono, 35, warga Pedukuhan III Gelaran, Desa Bugel, Kecamatan Panjatan, Kulonprogo, Jumat (6/12/2013) dini hari.
Pelaku sempat dilarikan ke IGD RSUD Wates sebelum menghembuskan nafas terakhir.
Sutiyono menuturkan, peristiwa tersebut berawal dari keributan di kandang ayam miliknya yang berada persis di sebelah selatan rumah pada pukul 02.00 WIB. Ketika itu, ia terbangun dari tidur karena mendengar suara gaduh.
Ia segera membuka jendela kamarnya dan menyorotkan lampu senter ke arah kandang ayam. Sadar ada sosok laki-laki tidak dikenal sedang berusaha mengambil ayam peliharaannya, Sutiyono segera lompat jendela dan mengejar maling ayam yang terlebih dulu lari karena ketahuan.
“Saya mengejar sambil teriak maling dan membuat orang satu kampung keluar rumah dan ikut mengejar,” ujarnya saat ditemui wartawan di kediamannya.
Pengejaran terhadap Ngadimun berlangsung selama 20 menit, sampai akhirnya pelaku menampakkan diri dari persembunyian di parit sembari mengangkat tangan tanda menyerah. Namun, hal itu tidak menyurutkan kegeraman warga terhadap pelaku, sehingga pelaku tetap dikeroyok di areal sawah hingga kritis.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
APNI mendukung BMKS gagasan Prabowo. Bursa mineral dinilai bisa mengubah posisi Indonesia dari price taker menjadi market maker.
Kokap Kulonprogo mengandalkan potensi lokal, Kopi Roro, Waduk Sermo, dan padat karya untuk membuka peluang ekonomi masyarakat.
Impor tanaman hias Indonesia mencapai Rp18 triliun pada 2025. ASA Indonesia mendorong petani lokal meningkatkan produksi aglaonema.
KAI menghadapi persoalan pembebasan lahan dalam pembangunan jalur kereta baru di Sumatra, Kalimantan, dan Bali.
Pelajar di Kota Jogja didorong tak hanya menggunakan hak pilih, tetapi ikut mengawasi kinerja wakil rakyat dan kebijakan pemerintah.
Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih melantik 80 pejabat baru. Ia menegaskan pengisian jabatan berdasarkan kinerja dan meritokrasi.