Film Animasi Niu Lai Viral, Pendapatan Tembus Rp76 Miliar
Film animasi China Niu Lai viral karena visualnya dikritik. Setelah ramai di internet, pendapatannya menembus Rp76,5 miliar.
Harianjogja.com, JOGJA- Unit Pengelola Teknis (UPT) Panti Karya Jogja di Mergangsan menampung pengemis yang terjaring razia untuk dibina.
Kepala UPT Panti Karya Waryono menyatakan kapasitas maksimal yang dimiliki tempat tersebut adalah 70 orang. Selain diisi para pengemis, panti juga menampung para pengidap psikotik.
Dia menerangkan, para penghuni yang kini masih menetap di tempat tersebut berasal dari luar kota Jogja dan merupakan hasil operasi yang dilakukan Dinas Ketertiban Jogja.
Sebelum dikembalikan, mereka harus menjalani pembinaan selama tiga hari di tempat tersebut. Bagi warga yang masih memiliki sanak famili, akan dikembalikan ke daerah asal.
“Yang tidak punya [sanak famili], mereka akan ditampung di sini. Di sini kami lakukan pembinaan berupa pemberian ketrampilan. Jika sudah siap akan kami lepas,” kata Waryono, baru-baru ini.
Dalam menjalankan kegiatan, lanjut dia, panti sengaja memanfaatkan pekerja sosial yang sifatnya volunter. Hal ini dilakukan untuk menekan besaran dana kegiatan.
“Dengan keterbatasan anggaran kami harus pintar-pintar untuk menerapkan program dan kegiatan bagi mereka,” terangnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Film animasi China Niu Lai viral karena visualnya dikritik. Setelah ramai di internet, pendapatannya menembus Rp76,5 miliar.
Arsenal resmi mendatangkan Ezri Konsa dari Aston Villa dengan transfer permanen. Bek Inggris itu akan mengenakan nomor punggung 15.
Presale konser Andrea Bocelli Romanza dibuka BNI mulai 21 Agustus 2026. Ada diskon hingga 20% dan cicilan hingga 12 bulan.
Paus Leo memperingatkan AI tidak boleh mengurangi nilai kemanusiaan dan meminta pemimpin politik memastikan teknologi melayani kepentingan bersama.
Presiden Iran Masoud Pezeshkian menilai kini waktu tepat mengakhiri perang dengan AS saat Iran berada dalam posisi kuat dan bermartabat.
PBB menyebut wabah Ebola di RD Kongo menyebar cepat. Kasus mencapai 5.208 dengan 2.476 kematian, sementara kebutuhan dana terus meningkat.