Gus Palsu Tipu Warga Boyolali Rp105,3 Juta, Uang Dipakai Judi Online
Residivis WAG alias Gus W menipu warga Boyolali Rp105,3 juta dengan modus ritual spiritual. Uang hasil kejahatan dipakai untuk judi online.
JIBI/Harian Jogja/Desi Suryanto
Harianjogja.com, JOGJA—Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat dan Kadipaten Pakualaman diharapkan tetap mengeluarkan pendapatannya untuk mengupah para abdi dalem, tidak sekadar mengandalkan dana keistimewaan (danais) DIY.
Penghageng Manggala Yudha Kraton Ngayogyakarta Gusti Bendara Pangeran Haryo (GBPH) Yudhaningrat mengatakan, pemberian gaji dari kas Kraton dan Kadipaten itu untuk mensikapi kekhawatiran kendornya pengabdian abdi dalem setelah mendapatkan honor dari danais.
“Honor kan dari pemerintah, bukan dari Kraton atau Kadipaten. Kalau lihat zaman Belanda dulu, patih ikut menelikung Sultan karena sing ngekek'i duite akeh Londo [yang mengupahi banyak dari Belanda],” ujar Kepala Dinas Kebudayaan DIY itu, Senin (9/12/2013).
Kendati telah mengusulkan ke internal Kraton dan Pakualaman mengenai konsep itu, Yudha mengaku belum menyampaikannya langsung ke Sri Sultan Hamengku Buwono X.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Residivis WAG alias Gus W menipu warga Boyolali Rp105,3 juta dengan modus ritual spiritual. Uang hasil kejahatan dipakai untuk judi online.
Jadwal KRL Palur-Jogja Sabtu, 22 Agustus 2026 tersedia mulai pagi. Simak jadwal lengkap dari Palur hingga Stasiun Jogja.
adwal KRL Jogja-Solo Sabtu 22 Agustus 2026 tersedia sejak pagi hingga tengah malam. Cek jadwal lengkap tiap stasiun.
Arsenal resmi mendatangkan Ezri Konsa dari Aston Villa dengan transfer permanen. Bek Inggris itu akan mengenakan nomor punggung 15.
Presale konser Andrea Bocelli Romanza dibuka BNI mulai 21 Agustus 2026. Ada diskon hingga 20% dan cicilan hingga 12 bulan.
Paus Leo memperingatkan AI tidak boleh mengurangi nilai kemanusiaan dan meminta pemimpin politik memastikan teknologi melayani kepentingan bersama.