Gus Palsu Tipu Warga Boyolali Rp105,3 Juta, Uang Dipakai Judi Online
Residivis WAG alias Gus W menipu warga Boyolali Rp105,3 juta dengan modus ritual spiritual. Uang hasil kejahatan dipakai untuk judi online.
Harianjogja.com, JOGJA—Patung berwujud gaun berwarna merah itu berdiri di antara tumpukan baju dan pakaian dalam wanita. Jika pengunjung melihat sepintas, pasti menyangka kalau patung tersebut merupakan manequeen [boneka untuk memajang baju] yang sengaja dipajang sebagai sampel pakaian kepada calon pembeli.
Namun patung setinggi 165 centimeter berbahan dasar alumunium dan besi itu adalah satu dari empat karya milik pematung Komroden Haro yang dipajang di Tirana Art House, Jl. Suryodingratan dalam pameran bertajuk Respon Merespon.
Pameran yang berlangsung mulai 5 hingga 28 Desember 2013 merupakan salah satu rangkaian pameran yang digulirkan oleh Asosiasi Pematung Indonesia Kota Jogja.
Sesuai dengan tema yang diusung, Komroden Haro pematung lulusan Fakultas Seni Rupa Institut Seni Indonesia (ISI) Jogja itu memang berusaha untuk merespons ruangan Tirana Art House dengan karya patungnya.
"Saya tidak mau hanya memindah karya di sini [Tirana] tanpa berusaha memberikan respons terhadap Tirana sebagai butik pakaian," katanya kepada Harianjogja.com, Senin (16/12).
Maklum, sebelum Komroden Haro berpameran, beberapa seniman patung yang dipamerkan di Tirana hanya membuat karya idealis, dalam artian tidak berusaha menyinergikan karya dengan ruangan Tirana.
Komroden mengungkapkan tidak mudah membuat karya patung yang bisa merespons ruangan Tirana. Ia membutuhkan waktu sebulan untuk mencari konsep yang dinilainya cocok sebelum kemudian dieksekusi menjadi karya.
"Tapi hal ini justru membuat saya tertantang," kata seniman kelahiran Batu Raja, Sumatra Selatan 26 Mei 1966 itu.
Empat karya patung yang dipamerkan Komrodon menggunakan berbagai bahan yang kemudian di campuran. Ada yang dari besi, kayu maupun fiber.
Dengan bahan itu ia membentuknya menjadi lemari, hanger, yang dinilai merepresentasikan ruang pameran. Menariknya, dari empat karya itu Komroden tidak hanya merespons ruangan Tirana Art House saja. Lebih dari itu, ia juga bermain-main dengan imajinasinya.
Salah satu karya yang ia buat tersebut misalnya saja karya berjudul Penggalan Cerita #1 yang terpajang persis di halaman luar Tirana Art House. Karya itu berwujud jantung berwarna yang di sekelilingnya terbalut benang.
Karya tersebut rupanya dihadirkan karema menjadi kenangan lama Komroden waktu muda. Di masa itu, ia kerap menyimpan surat cinta dari wanita yang dicintai dalam almari di antara tumpukan baju dan celana.
"Bukan hanya saya. Orang zaman dulu pasti sering menyimpan surat dari orang yang dicintai di lemari pakaian karena merasa aman," terangnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Residivis WAG alias Gus W menipu warga Boyolali Rp105,3 juta dengan modus ritual spiritual. Uang hasil kejahatan dipakai untuk judi online.
Cara membuka situs diblokir di Chrome Android: aktifkan DNS aman, ganti DNS pribadi, pakai VPN, ganti jaringan, dan cek alamat situs.
Ruben Onsu jadi tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan. Warganet ramai meminta Ruben sementara tak tampil di televisi.
Cristiano Ronaldo mencetak gol saat Al Nassr menang 4-0 atas Al Riyadh dan tinggal satu gol untuk menjadi top skor tunggal klub.
FIFA menjatuhkan sanksi kepada Argentina usai keributan final Piala Dunia 2026, termasuk larangan bermain dan denda Rp5,7 miliar.
nstagram memastikan video yang diedit memakai aplikasi lain tidak otomatis kena penalti, tetapi watermark dapat membuat peringkat konten turun.