SAR dan PMI Tandai Lima Titik Rawan di Pantai Baron

Kusnul Isti Qomah
Kusnul Isti Qomah Minggu, 22 Desember 2013 19:40 WIB
SAR dan PMI Tandai Lima Titik Rawan di Pantai Baron

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Tim Search And Rescue (SAR) Wilayah II Baron bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Gunungkidul secara swadaya memasang alat penanda titik rawan (apung-apung) di Baron, Desa Kemadang, Kecamatan Tanjungsari, Minggu (22/12/2013).

Koordinator SAR Wilayah II Baron Marjono menuturkan ada lima apung-apung yang dibuat. Benda tersebut dipasang di sepanjang jalur sungai. Apung-apung pertama dipasang 50 meter dari kedung atau pertemuan tiga titik sumber mata air.

Apung-apung kedua dipasang 10 meter ke arah tenggara dari apung-apung pertama. Apung-apung ketiga dipasang 10 meter di selatan apung-apung kedua sedangkan apung-apung keempat dipasang 50 meter di tenggara apung-apung ketiga. Apung-apung kelima dipasang 10 meter di timur apung-apung kelima.

Menurut dia, lima titik tersebut rawan karena kedalaman air mencapai tiga meter hingga empat meter. Arus sungai kencang. "Selain sebagai penanda titik rawan, apung-apung juga sebagai alat untuk pegangan seandainya ada yang terseret arus sungai,” papar dia kepada Harian Jogja di Posko SAR Wilayah II Baron, Minggu (22/12/2013).

Selain memasang lima apung-apung, SAR Wilayah II Baron juga memasang dua papan larangan berenang di Pantai Baron. Satu papan dipasang di daerah pasiran, satu papan dipaang di tebing sebelah timur. Marjono berharap melalui pemasangan penanda dan papan tersebut wisatawan lebih sadar dengan kondisi di Pantai Baron.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Artikel Penulis